POJOKBOGOR.id - Endin Mujahidin kembali dilantik sebagai Rektor Universitas Ibn Khaldun atau UIKA Bogor untuk periode kedua.
Pelantikan rektor UIKA Bogor ini digelar di Auditorium K.H. Abdullah Sidiq pada Senin 3 Juni 2024.
Atas pelantikannya ini, Endin Mujahidin akan melanjutkan kepemimpinannya sebagai rektor sampai 2028 nanti. Periode pertamanya sendiri dijalani sejak 2020 silam.
Dalam sambutannya, Endin Mujahidin mengucapkan terimakasih kepada pihak yang terlibat dan mendukung kemanjuan UIKA Bogor pada periode pertamanya.
Sejumlah prestasi menurut Endin Mujahidin dapat diraih UIKA Bogor karena kerja keras dan kerjasama semua pihak.
"Alhamdulillah, UIKA saat ini tidak ada lagi prodi akreditasi C, prodi akreditasi A dari 2 menjadi 6, jumlah prodi 23 menjadi 36, dan riset bisa ditingkatkan dari madya ke utama," ungkapnya.
Ia pun meminta dukungan agar mampu memberikan yang terbaik lagi di periode keduanya. Ia mengaku memiliki sejumlah keinginan dan rencana untuk UIKA salah satunya menaikkan akreditasi kampus dari B menjadi unggul.
Baca Juga: Seorang Guru Les Renang di Kota Bogor Diduga Lakukan Pencabulan kepada Muridnya
"Akreditasi ingin jadi unggul sehingga kami selalu bekerjasama dengan perguruan tinggi lain. Sebab ini memerlukan pengorbanan yang luar biasa dan bisa dilakukan apabila selalu bekerjasama," bebernya.
Sementara itu, Ketua yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor, Didi Hilman mengungkapkan terpilihnya Endin Mujahidin sebagai rektor untuk periode kedua karena dinilai telah berhasil memajukan UIKA Bogor.
Salah satunya terjadi kenaikan peringkat kampus berdasarkan data Unirank yang menempatkan UIKA Bogor peringkat 10 terbaik se-Jawa Barat.
"Semoga kepemimpinan periode kedua ini kinerja rektor kembali mampu meningkatkan prestasi UIKA Bogor sesuai yang kita semua harapkan," ucapnya.
Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 49 Diantar Langsung Ketua DPRD Kota Bogor, Ternyata Atang Trisnanto Minta Doa Ini
Ia sendiri menitipkan pesan agar UIKA Bogor terus mampu mengembangkan SDM yang berkualitas. Sebab saat ini terjadi kekhawatiran akibat kondisi ekonomi dan kependudukan yang tidak pasti karena usia produktif banyak yang tidak mendapatkan pekerjaan.
Untuk menjawab ini dibutuhkan inovasi dan kreativitas agar lulusan perguruan tinggi mampu bersaing di dunia kerja.
Menurutnya Endin Mujahidin harus melakukan hal tersebut agar UIKA Bogor mampu terus memberikan kontribusi yang signifikan untuk masyarakat luas. "Walau situasi yang terjadi cukup mengkhawatirkan tapi kita harus membangun sikap dan tindakan yang positif agar membuat masa depan yang lebih baik," pintanya.



