POJOKBOBOGOR.id - Sebanyak 128 kegiatan diusulkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Selatan tahun 2024.

Sejumlah kegiatan itu meliputi 107 bidang fisik, empat bidang ekonomi, 10 bidang sosial budaya, dan tujuh bidang pemerintah.

“Totalnya ada 128 hasil dari Musrenbang kelurahan masing-masing kelurahan 16 usulan dan dikerucutkan di tingkat kecamatan jadi 8 usulan, jadi semuanya se-kecamatan Bogor Selatan ada 128,” kata Camat Bogor Selatan Irman Khaerudin.

Baca Juga: Oknum Guru SD Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelecehan Seksual kepada Murid

Ia mengatakan, dari 128 kegiatan yang diusulkan mayoritas bidang fisik yang berjumlah 107 kegiatan. Kemudian 10 bidang sosial budaya, tujuh bidang pemerintah, dan empat bidang ekonomi.

Dalam kesempatan ini, Irman menekankan usulan yang harus segera direalisasikan yakni pembangunan kantor Kelurahan Pakuan yang sampai saat ini masih sewa dari tahun 2020 lalu. Dirinya berharap betul usulan pembangunan dapat direalisasikan tahun 2025.

“Seharusnya di tahun 2024 ini terealisasi (kantor Kelurahan Pakuan) tapi terkena rasionalisasi. Mudah-mudahan di tahun 2025 nanti bisa teranggarkan kembali, sehingga pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik lagi,” ucap dia.

Baca Juga: Satu Pelajar di Tanjungsari Tewas usai Terlibat Tawuran

Selain pembangunannya, terang Irman, usulan juga termasuk pengadaan lahan yang akan digunakan untuk kantor Kelurahan Pakuan. Sebab, lahan dari fasos fasum sudah cari, namun sangat sulit didapat di wilayah tersebut.

Dijelaskan, berkaitan bidang fisik lain yang diusulkan kelurahan rata-rata lebih kepada penuntasan program buang air besar sembarangan (BABS) menuju kelurahan ODF (Open Defecation Free), Posyandu, drainase, jalan setapak, dan tembok penahan tanah (TPT).

“Di Bogor Selatan memang kontur seperti ini rawan bencana, tadi pun disampaikan ke pak wali, jadi lokasi-lokasi yang rawan bisa diintervensi oleh TPT dan sebagainya, mudah-mudahan bisa terealisasi,” katanya.

Baca Juga: Berkat Program Light Up The Dream, Tatang Kini Miliki Listrik Sendiri

Irman mengakui bidang pendidikan memang banyak masukan, sehingga selain ke Musrembang, usulan juga disampaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

“Itu sudah kita sambungkan tersendiri, ada beberapa memang sekolah sekolah yang masih kekurangan sarpras baik itu untuk gedungnya kekurangan ruangan belajar sudah kita sampaikan kepada dinas pendidikan. Mudah mudahan tahun ini dan tahun depan bisa terealisasi,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya yang hadir dalam acara tersebut mengemukakan Kecamatan Bogor Selatan akan menjadi destinasi wisata andalan yang mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bogor dengan catatan bisa membangun komunikasi dengan PT. GNA pemilik lahan dari 180 hektar di wilayah tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi Catering Wedding Exhibition di Club Bogor Raya, Sakeena Paling Banyak Diserbu Calon Pengantin

“Jadi harus disesuaikan perencanaannya mana yang bisa land banking, mana yang bisa disewa, mana yang akan ditata, dibolehkan untuk kembangkan oleh PT. GAN,” kata Bima Arya.

Kedua, lanjut Bima Arya, terkait konsep Kelurahan Mulyaharja dan Batutulis semuanya harus terintegrasi dan perencanaannya harus dimatangkan.

“Jadi dalam 80 hari kedepan saya akan lebih banyak berkomunikasi dengan pihak PT. GAN untuk mematangkan perencanaan di Bogor Selatan kedepan,” kata Bima Arya.

Baca Juga: Kadin Ingatkan Pengusaha Kedepankan Kepentingan Masyarakat Selama Tahun Politik

Termasuk komunikasi yang dilakukan, kata Bima Arya, untuk mengakselerasi pembangunan Bogor Inner Ring Road (BIRR), karena tidak mungkin semua menggunakan APBD harus ada kerja sama untuk dibangun oleh pengembang. ***