POJOKBOGOR.id - Sebanyak 106 SMP Negeri di Kabupaten Bogor, melakukan Deklarasi Rencana Sekolah Bersinar (Bebas Dari Narkoba) di SMPN 1 Cibinong, Kamis (11/1).
Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu pun mengapresiasi langkah yang diambil Dinas Pendidikan dan BNN Kabupaten Bogor. Ke depannya, deklarasi serupa akan dilakukan pada tingkat SD.
"Masa sekolah jenjang SMP ini adalah di mana anak-anak memasuki usia remaja, proses pencarian jati diri, rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga cukup rawan dan perlu pendampingan intensif," kata Asmawa Tosepu.
Baca Juga: Usulkan Masa Jabatan Direksi PPJ Bakal Diperpanjang, Dedie A Rachim Ungkap Alasanya
Sehingga, kata dia, menjadi sangat penting mengedukasi pelajar tentang bahaya narkoba, yang dapat merusak jiwa dan raga.
"Kita harus bersinergi dengan langkah terpadu dan progresif, menguatkan jaringan sosial dan budaya sebagai benteng melawan narkoba," tegasnya.
Asmawa Tosepu juga meminta agar setiap sekoalh membentuk satuan tugas (satgas) anti narkoba, untuk mengawasi dan mendata jajanan di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Dua Kecelakaan Melibatkan Truk Tambang Terjadi di Bogor
"Saya harap, deklarasi sekolah bersinar ini semakin memperkuat komitmen untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kalangan generasi muda, terutama pada lingkungan pendidikan," kata dia.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal mengungkapkan, kepala s|kolah, hingga para guru harus dapat menjadi teladan bagi siswa.
Terlebih, pesatnya perkembangan teknologi dan implementasi kurikulum merdeka, institusi oendisikan dituntut lebih adaptif, kreatif dan inovatid untuk menciptakan manejemen sekolah profesional.
Baca Juga: BKPSDM Pecat ASN Disparbud Kota Bogor Berinisial
"Sesuai arahan Pj Bupati tadi, kami di dinas pendidikan tentu sangat memperhatikan betul untuk mencegah narkoba masuk ke lingkungan sekolah. Maka para guru pun harus melakukan pendekatan yang baik, terlebih era digitalisasi saat ini, semua informasi dapat dengan mudah diakses," kata Bambang.
Dia berharap, deklrasi ini dapat menjadi benteng yang kuat untuk mencegah anak-anak usia remaja terjerat pada narkoba, dengan cara mengedukasi tentang bahaya narkoba. ***



