POJOKSATU.id - Kota Bogor punya e-SIR bagi warga yang membutuhkan layanan media dan pelayanan kesehatan yang ringkas. Apa itu? e-SIR merupakan sarana komunikasi proses rujukan yang dapat memberikan informasi rujukan pelayanan kesehatan dan Pusat Layanan Gawat Darurat Medis

Di dalam e-SIR ada emergecy call yang bebas pulsa, hotline layanan, hingga WA pusat layanan gawat darurat medis.

e-SIR Bogor sehat juga sumber informasi terpercaya untuk menemukan data lengkap seputar rumah sakit. Kami hadir untuk memudahkan Anda dalam mencari informasi terkini dan akurat mengenai fasilitas kesehatan di sekitar Anda.

Esir hadir untuk menjembatani warga dengan dunia kesehatan secara mudah dan efisien.

‘’Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kami agar dapat memenuhi kebutuhan informasi kesehatan Anda dengan lebih baik. Terima kasih telah memilih Esir sebagai sumber informasi kesehatan Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau ingin memberikan masukan, jangan ragu untuk menghubungi kami,’’ begitu tulis laman https://esirbogorsehat.kotabogor.go.id/.

Baca Juga: Baru Dibangun Langsung Banjir, Bima Arya Sebut Drainase di Jembatan Otista Terlalu Kecil

Dalam e-SIR ada 23 rumah sakit, 26 puskesmas, 150 klinik, dan 16 laboratorium.

Aplikasi itu menjadi bagian penting bagi Pemkot Bogor untuk mewaujudkan Bogor Kota Sehat.

Sebelumnya Pemerintah Kota Bogor mendeklarasikan Forum Komunikasi Kesehatan, 30 November 2023, yang memiliki 100 orang anggota dari berbagai unsur. Anggota forum ini akan bertugas menjadi garda terdepan yang mewakili Pemkot Bogor untuk menangani masalah kesehatan masyarakat serta dapat mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Sehat.

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofia mengatakan, selama tiga hari mengikuti World Health City Forum pertama di Incheon, Korea Selatan.

Di forum itu, Syarifah Sofia mendapatkan pengatahuan penting bagaimana kota-kota dunia menjaga kesehatan masyarakatnya, terlebih di Korea memiliki big data kesehatan masyarakatnya dalam satu kartu.

Baca Juga: DPRD Dorong Pemkot Bogor Dekatkan Layanan Kesehatan

“Sementara untuk Kota Bogor kita menceritakan bagaimana tentang upaya Kota Bogor menangani perubahan lingkungan untuk menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Karena dari penjelasan para pakar kesehatan di dunia saat WHCF, saat ini yang menjadi permasalahan setiap perkotaan atau masyarakat urban adalah mengenai perubahan iklim global, pemanasan global, permasalahan lingkungan yang juga menimbulkan pola-pola penyakit baru.

“Kota Bogor memabgikan pengalaman bagaimana melakukan upaya pengendalian lingkungan perkotaan melalui udara bersih dengan memelihara kualitas udara melalui penataan transportasi, menjaga kualitas air dengan kebersihan sungai melalui Satgas, sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), green city memperbanyak ruang terbuka hijau, kawasan tanpa rokok, penanganan sampah dan berbagai aplikasi kesehatan,” Syarifah Sofia.

(*)