POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kota Bogor kembali melakukan rotasi mutasi diakhir masa kepimpinan Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachim.

Kali ini, Bima-Dedie melakukan rotasi mutasi terhadap 293 pejabat administrakksi dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Rotasi dilakukan mulai dari kepala bidang, kepala bagian, camat, kepala seksi, sekretaris kelurahan dan kecamatan, hingga lurah.

Baca Juga: DPRD dan Pemkot Bogor Tetapkan APBD 2024

"Ini ada satu lagi nanti (pengisian jabatan tinggi pratama), ini kan efek dari kosong jabatan, saya ingin menjelaskan bahwa ini betul-betul kebutuhan pengisian, ada tiga efeknya maka harus disesuaikan," kata Walikota Bogor, Bima Arya Sigiarto.

Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta seluruh pejabat dan pegawai Pemkot Bogor yang hadir ini bekerja keras melayani warga untuk memastikan kondisi Bogor agar tetap stabil di tahun politik dan masa kampanye.

"Di wilayah setengah camat berganti, untuk penguatan dan memastikan semua bekerja keras, ya ini formasi The Last of The Mohican, pertarun-pertarung dimasa ujung jabatan, targetnya adalah menuntaskan program prioritas buat Bogor kondusif," ucapnya.

Baca Juga: DPRD Umumkan Akhir Masa Jabatan Bupati Bogor, Rudy: Jangan Lihat Negatifnya Saja

Pada kesempatan ini, Bima Arya juga mengingatkan kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor yang baru dilantik agar selalu sigap.

"Hari-hari yang tidak mudah, bencana di mana-mana karena itu saya minta sigap, Pa Dayat hari ini saya minta bekerja dengan lebih keras," katanya.

"Saya lihat Kalak BPBD ini sosok yang selalu turun ke lapangan, pak Theo dibutuhkan di wilayah, pak Dicky juga dibutuhkan koordinasi maka formasi ini yang maksimal," imbuh dia.

Baca Juga: Sah, APBD Kabupaten Bogor Tembus Rp10 Triliun

Oleh karenanya, dirinya meminta agar kepala pelaksana BPBD Kota Bogor terus berkoordinasi di wilayah untuk mengantisipasi, termasuk penanganan bencana di Kota Bogor. ***