POJOKBOGOR.id - PT Bogor Artha Makmur selaku penanggung jawab pembangunan Pasar Jambu Dua Bogor mengklaim tidak ada kerugian dalam kejadian hebel ambruk karena hujan angin yang terjadi beberapa waktu lalu. Meskipun ada kerugian itu hanya sebagian kecil saja.

"Tidak ada kerugian sama sekali karena dasarnya kita investasi, tidak pake uang negara, apbd tidak. Jadi buat saya hanya kerugian kecil saja," kata  Direktur PT Bogor Artha Makmur, MH Ages kepada pojokbogor.id, Selasa (21/11/2023).

Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi agar kejadian hebel ambruk karena hujan angin tidak terulang lagi.

Baca Juga: Dampak Longsor di Batu Tulis, Polresta Bogor Kota Bersama Dishub Buat Dua Skema Rekayasa Lalu Lintas

"Kemarin itu kenapa saya tidak ambil inisiatif menyalahkan orang yang bekerja juga, tidak menyalahkan yang pengamanan. Bahkan saya bertanggung jawab, Karena itu tidak ada yang salahkan," ucap MH Ages.

Sementara itu, Direktur Utama Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Muzakkir mengaku meski hebel tembok ambruk, pembangunan pasar jambu dua Bogor masih on schedlue.

"Kemaren sudah 60%,  Lantai 1 hampir 100%, Lantai 2 minggu ini naik atap dan pembuatan los kios," kata Muzakkir kepada pojokbogor.id.

Menurut Muzakkir,  hebel yang runtuh masih bisa digunakan, yang runtuh hanya 6 meter aja.

Baca Juga: Agenda Walikota dan Wakil Walikota Diakhir Masa Jabatan Terasa Janggal, HMI MPO Geruduk Kantor Walikota

Muzakkir menambahkan yang ambruk adalah bagian samping baru pemasangan hebel terakhir  jam 15.40 terus hujan besar dan angin.

"Lem (Semennya) blm kuat jadinya runtuh. Sudah diatasi dan tidak ada korban jiwa. Kekuatan dan baru kuat hebel kalau dipasang tinggi setelah di plester," ucap Muzakkir.

"Saya sudah meminta ke developer  untuk pemasangan atap dulu supaya lebih aman musim hujan," tandas Muzakkir. ***