POJOKBOGOR.id - Tumpukan sampah pada saluran irigasi di Simpang Ciawi, Kabupaten Bogor, terus diupayakan dapat diangkut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mencatat, tumpukan sampah mencapai 35 ton.

"Jumlahnya kurang lebih 35 ton siang ini sudah mulai diangkut, kita dibantu Damkar untuk menyedot airnya," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Kabupaten Bogor Ismambar Fadli, Rabu (8/11).

Fadli mengatakan, pembersihan saluran air tersebut melibatkan Dinas PUPR, DLH, Damkar, Satpol PP dan Perangkat Kecamatan Ciawi.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor dan Pemkab Sahkan Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pondok Pesantren Jadi Perda

"Kita menurunkan 11 armada truk sampai pukul 22.00 dengan menggunakan eksavator dari DPUPR," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku ditelpon langsung Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, untuk menangani tumpukan sampah di Simpang Ciawi, Kabupaten Bogor, Selasa (7/11).

"Saya tadi ditelpon Pj Gubernur Jawa Barat, karena beliau melihat di media sosial viral tumpukan sampah di Ciawi. Saya langsung perintahkan DLh melihat dan lakukan penanganan," kata Iwan Setiawan saat giat Bogor Keliling (Boling) di Kecamatan Ciseeng.

Baca Juga: Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2023

Usai Boling, Iwan pun bertolak ke Ciawi untuk meninjau lokasi tumpukan sampah tersebut, bersama Pj Gubernur Bey Machmudin yang baru kembali dari kunjungan kerja di Sukabumi.

"Hari ini kita mulai membersihkan dan berupaya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Saya minta bangunan liar yang ada di lokasi ini dibongkar, agar proses pengerukan sampah bisa berjalan dengan lancar. Saya minta camat untuk mengawasi, agar kejadian serupa tidak terjadi kembali," tegas Iwan Setiawan.

Pembersihan sampah melibatkan TNI/Polri, Damkar, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) dan Jasa Marga.

Baca Juga: Jari Anaknya Tersangkut di Lubang Gagang Gayung, Warga Cibinong minta Bantuan Damkar

"Namun saya meminta agar pembongkaran bangunan liar dilakukan dengan pendekatan humanis. Saya berharap lokasi ini ke depan bisa dibuat nyaman, misalnya seperti dibuat taman," kata Iwan.

Sementara Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menerangkan, lokasi tumpukan sampah tersebut milik Kementerian PUPR yang dikelola oleh PT Jasa Marga.

Ke depannya, kata dia, akan dibangun gorong-gorong untuk saluran air agar lebih rapi dan tidak terjadi lagi penumpukan sampah yang menyebabkan tersumbatnya aliran air.

Baca Juga: Diminta jadi Tim Pemenangan Prabowo-Gibran, Bima Arya ingin Fokus jadi Wali Kota

"Saya meminta Bupati Bogor dan Danrem untuk segera membersihkan tumpukan sampah ini, sehingga masyarakat bisa tetap nyaman. Hari ini kami gerak cepat kita berbagi tugas, untuk pembersihan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor bersama TNI. Sampah akan dibuang ke TPA Galuga," kata Bey. ***