POJOKBOGOR.id - Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim meninjau secara langsung pembangunan jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista) pada Senin (30/10/2023) sore.

Menurut Dedie pembangunan Jembatan Otista yang sudah ada deviasi positif sebesar 4 persen dengan capaian pengerjaan sudah 75 persen.

Pembangunan jembatan Otista ini dikebut menjelang musim penghujan, agar hambatan saat musim hujan tidak berdampak signifikan.

Baca Juga: Kerangka Manusia di Jasinga Bogor Diduga Laki Laki, Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Keluarga yang Hilang

"Saya meminta kepada kontraktor melalui Dinas PUPR Kota Bogor untuk mempercepat proses pembangunan. Karena ada beberapa point yang masih harus kami selesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Dedie

Dedie menegaskan, pihaknya ingin masyarakat bersabar karena memang pembangunan ini merupakan sebuah pembangunan yang cukup strategis di Kota Bogor, membutuhkan kesabaran dan saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah mau memahami.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Gelar Rapat Paripurna, Anggaran 2024 hingga Pesantren Dibahas

"Pemikiran masyarakat, bahwa dengan adanya pembangunan jembatan Otista ini membuat masyarakat mungkin untuk mobilisasi nya lebih berat karena kemacetan, keterbatasan ruang dan jalan. Itu yang saya sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat atas pengertiannya," tegasnya.

Dedie menjelaskan, yang menjadi pemikiran dirinya adalah manfaatkan menjelang musim hujan, harus dipercepat. Sehingga hambatan nanti terjadi nya ketika musim hujan tentu akan lebih bisa di tekan semaksimal mungkin. Makanya diingatkan kepada dinas, dorong kontraktor untuk komitmen dan mempercepat pekerjaan supaya tepat waktu pada tanggal 8 Desember nanti agar bisa diresmikan jembatan Otista ini.

"Ini persembahan untuk masyarakat kota Bogor. Mudah-mudahan ini menjadi solusi selama ini terjadi bottle neck atau penyempitan sehingga masyarakat bisa lebih leluasa bermobilitas. Termasuk juga yang berolahraga, bersepeda nanti mungkin akan lebih baik lagi," jelasnya.

Baca Juga: Jadi Tempat Pembuangan Mayat Polisi Teslusuri DNA Kerangka Manusia di Jasinga Bogor yang Ditemukan Warga

Sementara itu Kepala, Dinas PUPR, Rena Da Frina menuturkan, saat ini (Balok Girder) jalur trem mulai terpasang, targetnya pada Minggu ini sampai dengan akhir Minggu depan semuanya bisa terpasang dengan baik.

"Saya masih optimis bisa terpasang pada awal November 2023 semuanya," ucap Rena.

Untuk jembatan utamanya, lanjut Rena, itu ternyata ada 6 balok girder atau punggung jembatan ditambah 2 untuk jalur trem, jadi total ada 8 balok girder.

Baca Juga: Jadi Tempat Pembuangan Mayat Polisi Teslusuri DNA Kerangka Manusia di Jasinga Bogor yang Ditemukan Warga

"Karena kita mempertahankan lengkung, sebagai heritage, jadi ada penyesuaian ketinggian dari jembatan yang kita bangun. Sekitar 1,8 meter," ungkap Rena.

Rena memaparkan, jadi menyesuaikan,btidak langsung tinggi di jembatan, tetapi ambil ketinggian mulai dari jembatan kecil (sebelum jembatan Otista). Jadi naiknya pelan-pelan. Nanti untuk trotoar yang disebelah kiri suda disiapkan lll.

"Jadi ada beberapa permintaan warga terkait dengan penyesuaian ketinggian badan trotoar didepan toko mereka dan itu bisa diakomodir, terus juga akan ada penambahan tangga di dekat jembatan, itu juga kita akomodir," tutup Rena. ***