POJOKBOGOR.id - Lembaga Studi Visi Nusantara Maju (LS Vinus) mengeluarkan hasil survei terbaru untuk Calon Walikota Bogor pilihan masyarakat pada tahun 2024 mendatang.
Hasilnya adalah ada nama Bima Arya yang masih muncul sebagai kandidat calon Walikota Bogor pada periode selanjutnya dengan presentasi 17, 75 persen.
Padahal, Bima Arya sendiri sudah tidak bisa mencalonkan lagi untuk pemilihan walikota Bogor pada periode 2024 mendatang.
Baca Juga: Bima Arya Sebut Putusan MK jadi Jalan Tol Bagi Kepala Daerah untuk Nyapres
Lembaga Studi Visi Nusantara, Yusfitriadi menyebut ada tiga faktor mengapa nama Bima Arya masuk dalam lembaga survei.
Padahal, Bima Arya sendiri sudah tidak bisa mencalonkan lagi sebagai Walikota Bogor karena sudah dua periode.
"Pertama adalah sosialiasi yang lemah, sehingga masyarakat tidak tahu bahwa Bima Arya tidak boleh nyalon lagi," kata Yusfitradi kepada wartawan, Kamis (19/10/2023).
Baca Juga: Bima Arya Intruksikan Penanganan Cepat Pada Jembatan Ambrol di Jalan Raya Wangun Bogor
Yang kedua, lanjut Yufitriadi adalah ketika ada kalimat Walikota Bogor yang diingat adalah Bima Arya.
"Kenapa, karena memang, Walikota Bogor hari ini ya Bima, gitu loh, saya melihat ya disitu," ucap Yusfitriadi.
Ketiga, masih lanjut Yusfitriadi adalah belum ada sosok yang kuat yang mampu mempengaruhi brending pikiran masyarakat.
Baca Juga: Bima Arya Respon Kegiatan Eskul di Sekolah Yang Distop
"Kalau sudah ada tokoh yang kuat, yang mampu membreading pikiran masyarakat ketinga ngomong Walikota Bogor pasti akan nyebut A, tapi ini belum ada, mungkin pilkada masih jauh," ucap Yusfitriadi.
Dan yang terakhir, Yufiriadi melanjutkan, dirinya berpikir, bahwa Bima Arya sangat populis tidak hanya di Bogor tapi juga di beberapa tempat di Indonesia ini.
"Karena dia bermain di pencitraan, sehingga populis, tidak bermain di subtanti, begitu loh kira-kira," tutup Yusfitriadi. ***



