POJOKSATU.id, BOGOR- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat Kota Bogor dilanda bencana sampai 856 kali selama tahun 2022.
Dari 856 tersebut tersebut, bencana yang paling terjadi adalah longsor dan tanah amblas dengan total 373 kejadian.
Selanjutnya ada pohon tumbang yang mencapai 170 kejadian. Setelah itu ada bangunan ambruk dengan total kejadian sebanyak 164.
BACA JUGA : Selama Setahun, Ini Jumlah Kasus Kriminal yang Terjadi di Kabupaten Bekasi
Kemudian ada angin kencang sebanyak 53 kejadian, kebakaran 31 kejadian, penyelematan hewan dan lain-lain ada 24 kejadian, hayut 9 kejadian dan terakhir banjir 32
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, Kota Bogor dilanda bencana pada 2022 itu mengalami peningkatan.
Bahkan di tahun 2020, jumlah bencana di Kota Bogor mencapai 740 kejadian. Sedangkan di tahun 2020 bencana di Kota Bogor mencapai 701 kejadian.
BACA JUGA : 480 Pengendara Kena Tilang Elektronik di Lampu Merah SGC
"Jadi untuk warga masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan terutama yang berada di wilayah wilayah rawan bencana," kata Theo kepada pojoksatu.id, Bogor, Senin (02/01/2023).
Misalnya, lanjut Theo, di dearah-daerah yang berada dalam kemiringan atau tebingan atau pun warganya yang rumah bantaran sungai atau juga warga yang sedang melakukan perjalanan di area Kota Bogor yang banyak pohon.
"Sehingga bisa menghindari atupun mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tandas Theo ketika memaparkan terkait jumlah peristiwa Kota Bogor dilanda bencana.
(Adi Wirman)



