POJOKSATU.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 1.893 rumah terendam banjir, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur pada Rabu (3/5) sore hingga malam hari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko menjelaskan, banjir terjadi setidaknya di tiga titik. Yakni, Desa Waringin Jaya, Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede dan Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri.
"Ketinggian banjir sekitar 50-60 centimeter. Merendam 1.893 rumah terdiri dari 2.592 KK dengan 10.294 jiwa terdampak banjir. Akses jalan warga juga semmpat tergenang," jelas Aris, Kamis (4/5).
Aris mengungkapkan, rumah terdampak banjir paling banyak berada di wilayah Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri. Meski begitu, Aris memastikan banjir tidak berlangsung terlalu lama dan kini telah surut.
*Tanggap*
Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengeluarkan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor, setelah banjir banjir bandang melanda Kecamatan Leuwisadeng pada Senin (24/4).
Menurutnya, status tanggap darurat penting agar penanganan pasca-bencana biaa lebih maksimal, seperti dukungan anggaran.
Tak kalah penting, Iwan Setiawan meminta masyarakat, termasuk wisatawan lebih berhati-hati. Terlebih, di lokasi-lokasi yang rawan bencana.
"Hati-hati cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat, wistawan yang sedang berlibur juga gak boleh lengah. Kita semua harus waspada untuk meminimalisasi potensi dampak bencana" pesan Iwan Setiawan.
(Rishad Noviansyah)



