BOGOR.POJOKSATU.id - Bogor tercatat menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Jawa Barat pada 2025. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin di Bogor mencapai 401,86 ribu orang.
Angka ini menjadi yang tertinggi dibanding kabupaten dan kota lain di Jawa Barat. Jumlah tersebut setara sekitar 11 persen dari total penduduk miskin Jawa Barat yang pada Maret 2025 tercatat sebanyak 3,65 juta orang.
Namun, angka ini perlu dibaca dengan hati-hati. Bogor disebut tertinggi dari sisi jumlah orang miskin, bukan berarti otomatis memiliki persentase kemiskinan paling tinggi.
BPS mencatat persentase penduduk miskin Kabupaten Bogor pada 2025 berada di angka 6,26 persen. Artinya, beban kemiskinan Bogor besar karena jumlah penduduk dan luas wilayahnya juga sangat besar.
Daerah lain yang juga mencatat jumlah penduduk miskin tinggi di Jawa Barat antara lain Garut, Bandung, Cianjur, dan Cirebon.
Wilayah-wilayah ini umumnya merupakan kabupaten besar dengan jumlah penduduk banyak dan cakupan wilayah luas.
Sementara itu, Kota Banjar berada di posisi paling rendah dengan sekitar 11 ribu penduduk miskin. Jarak ini menunjukkan ketimpangan beban kemiskinan antarwilayah di Jawa Barat masih sangat lebar.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Penanganan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sosial, tetapi juga perlu menyentuh lapangan kerja, pendidikan, akses kesehatan, perumahan layak, dan pemerataan ekonomi di desa maupun kawasan padat penduduk.
Dengan jumlah penduduk miskin mencapai lebih dari 400 ribu orang, Bogor menghadapi tantangan serius.
Bukan hanya soal angka, tetapi soal bagaimana memastikan warga miskin mendapat akses yang lebih adil untuk keluar dari tekanan ekonomi.***



