POJOKBOGOR.id - Viralnya aksi seorang Ketua RT di Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, yang meludahi makanan Bergizi Gratis (MBG) ikut memicu perdebatan soal kualitas makanan yang dibagikan ke siswa.
Namun pengelola program menegaskan bahwa narasi yang beredar tidak sesuai fakta.
Asisten Lapangan Dapur MBG, Arman Darmawan, menjelaskan bahwa dapur yang ia kelola memasok makanan untuk 13 sekolah dengan total 3.131 penerima manfaat.
Meski begitu, keluhan hanya datang dari satu sekolah.
“Untuk saat ini kami menangani 13 sekolah dan 3131 penerima manfaat, tapi dikomplain hanya oleh satu sekolah saja,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).
Arman menegaskan bahwa setiap menu disusun berdasarkan perhitungan gizi dari tenaga ahli yang bertugas di dapur tersebut.
“Menurut ahli gizi yang bertugas di SPPG tersebut sudah memenuhi gizi, itu bisa dicek kadar-kadar gizi dari kacang itu berapa, terus kalori dari ikan itu berapa dan bisa dicek semua ini,” jelasnya.
Terkait video viral yang memperlihatkan seorang orang tua meludahi menu MBG karena menilai makanan itu basi, Arman memastikan tudingan tersebut tidak benar.
“Toge, ikan, anggur sama kacang merah rebus untuk menu di hari tersebut tidak basi,” singkatnya.
Pihak pengelola saat ini masih menunggu klarifikasi lanjutan terkait aksi peludahan yang memicu kehebohan itu.




