BOGOR.POJOKSATU.id - Proyek pembangunan Jalan Tol Bogor-Serpong melalui wilayah Parung direncanakan akan melintasi empat desa di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Saat ini, tahap pembebasan lahan menjadi fokus utama sebelum proses konstruksi dimulai. Keempat desa yang akan terdampak oleh proyek infrastruktur ini adalah Desa Kemang, Pondok Udik, Pabuaran, dan Tegal.

Menurut Kepala Desa Kemang, Entang Suana, jalur tol ini merupakan bagian dari kelanjutan proyek Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) III yang akan dimulai dari Junction Salabenda dan berakhir di Serpong, Kabupaten Tangerang.

Namun, menurut Entang, hingga kini belum ada perkembangan terbaru pasca sosialisasi proyek yang dilakukan tahun lalu. Ia mengaku belum menerima informasi lanjutan mengenai proses atau tahapan berikutnya dalam pembangunan tol tersebut.

Di wilayah Desa Kemang sendiri, proyek tol diperkirakan akan melintasi lima RW, yakni RW01, RW02, RW04, dan RW08.

Entang menyebut hanya satu fasilitas umum yang terdampak, yakni sebuah masjid, itu pun hanya terkena sedikit bagian karena lokasinya berada di persimpangan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa proyek Tol Bogor-Serpong sudah masuk tahap lelang dan bersiap memasuki fase pelaksanaan.

Dalam pernyataannya, Ajat menjelaskan bahwa pemerintah daerah lebih menginginkan pembangunan dimulai dari arah Serpong agar terhubung langsung dengan jalur khusus tambang yang ada, meskipun pihak pengembang lebih memilih titik awal dari Salabenda, Kecamatan Kemang.

Dengan masuknya proyek ini ke skala prioritas pembangunan, diharapkan tol tersebut dapat memperlancar mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan Bogor dan sekitarnya. ***