POJOKBOGOR.id - Seorang lelaki Y di Rumpin, Kabupaten Bogor, terduga teroris di Bogor ternyata berprofesi sebagai pedagang tanaman hias.
Y dicokok Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri lantaran dicurigai teroris di Bogor, pada Jumat 18 Juli.
"Terduga teroris di Bogor Sudah diamankan dan ditangani oleh petugas Densus 88 Mabes Polri," kata Kapolsek Rumpin Kompol Suyoko saat dikonfirmasi, Minggu 20 Juli 2025.
Baca Juga: Forum Keluarga Sehat Edukasi Remaja Bogor Bahaya Narkoba dan Seks Bebas
Kades Kampung Sawah Edi Riadi mengatakan Densus 88 juga turut menggeledah rumah terduga terduga teroris di Bogor.
"Untuk penggeledahan itu kejadian hari Jumat. Saya juga awalnya dikasih kabar dari Bhabinkamtibmas, ada penggerebekan supaya ikut menyaksikan, kemudian Pak Sekdes ke lokasi. (Pak Sekdes) dan enggak ada yang bisa masuk, Sekdes juga di luar, jadi kita enggak tahu bukti apa saja yang dibawa," tutur dia.
Edi turut mengungkapkan pria berinisial YK baru 6 bulan menikah dengan wanita di Desa Kampung Sawah. Kata dia, YK sehari-harinya berprofesi sebagai pedagang tanaman hias.
Sebelumnya diberitakan, Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria terduga teroris di Bogor berinisial Y alias Jaka.
Baca Juga: Takut Ada yang Tawuran Polsek Bogor Selatan Patroli dari Malam Sampai Subuh
Penangkapan terduga teroris di Bogor itu dilakukan di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penangkapan terduga teroris di Bogor tersebut terjadi pada Jumat 18 Juli 2025 sekitar pukul 03.30 WIB dan berlangsung hingga menjelang siang.
Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko, membenarkan penangkapan tersebut.
"(Terduga teroris) Sudah diamankan dan ditangani Densus 88 Mabes Polri," kata Suyoko, Sabtu 19 Juli 2025.
Y alias Jaka diketahui merupakan warga Ciledug, Tangerang.
Baca Juga: Jaka, Terduga Teroris di Bogor Dicokok Densus 88 Pas Jam Bersahur
Terduga teroris di Bogor itu ditangkap di sebuah rumah di Rumpin, Kabupaten Bogor.
Selama penggeledahan, aparat keamanan menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan telepon genggam milik terduga yang diduga terkait dengan aktivitas jaringan terorisme.
Proses penangkapan berlangsung hingga Jumat sekitar pukul 11.30 WIB.
Selama proses tersebut, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif.
Penangkapan ini disaksikan sejumlah tokoh masyarakat setempat, termasuk Sekretaris Desa Kampung Sawah, Mad Enoh, Ketua RW 06, Rusli, dan Ketua RT 01, Nana.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari Mabes Polri mengenai jaringan teroris mana yang diduga melibatkan Y alias Jaka.
Namun, pihak kepolisian setempat memastikan bahwa situasi pascapenangkapan terduga teroris di Bogor tetap terkendali dan warga diminta untuk tetap tenang.



