POJOKBOGOR.id - Tawuran antar remaja pecah di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Salah satu kelompok diduga bawa senjata api (senpi). Salah seoang pengguna jalan pun menjadi korban salah tembak, Minggu 4 Juli 2024 dini hari.

Informasi yang dihimpunx seorang pengendara sepeda motor Nmax berwarna biru terkena tembakan, hingga terkapar di jalan.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, pemotor itu diduga tertembak oleh salah satu remaja yang tengah tawuran di wilayah Kecamatan Klapanunggal.

Baca Juga: Bacabup Bogor Gerindra Rudy Susmanto sebut Golkar lebih dari Sekedar Partai

"Ini (korban) yang ditembak itu adalah orang yang salah melintas. Saat mereka (pelaku sedang) tawuran," kata Rio, Senin 5 Agustus 2024.

Kata Rio, tawuran itu melibatkan dua kelompok masing-masing berjumlah 7 orang, melawan dua orang.

"Yang dua ini yang melakukan penembakan, namun ada satu orang yang naik motor, ada di sekitar kejadian, dikira itu adalah musuh dari yang dua orang itu," paparnya.

Sehingga, pemotor itu menjadi korban salah sasaran dari pelaku tawuran. Lebih lanjut, Rio menyebut, pihaknya telah mengamankan salah satu terduga pelaku penembakan.

Baca Juga: Rudy-Elly Sehati Menuju Gerbang Koalisi

Rio menegaskan, segala biaya pengobatan korban akan ditanggung Polres Bogor dengan berkoordinasi dengan Pusdokkes Polri Kramat Jati

"Saya sampaikan 3 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Besok kita akan gelar perkara di Mapolres Bogor," kata dia.

Selain itu, pihak kepolisian pun telah memeriksa 7 orang saksi, yang mana para saksi ini merupakan lawan tawuran dari para pelaku diduga penembakan.

"Kondisi korban sangat kritis, sehingga kami akan ungkap karena ini adalah kasus yang sangat luar biasa buat saya," ucap Rio.

Baca Juga: Anak Jalanan dan Gelandangan di Bogor Terabaikan, Hanief: Pemkot Harus Lebih Peduli

Rio pun memerintahkan anggotanya untuk memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku jika melakukan perlawanan.

"Saya sudah perintahkan kepada kasat serse kalau melawan tembak kepalanya. Karena dia sudah melakukan tindakan-tindakan yang berbahaya," ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Rio, pihak kepolisian belum menemukan senpi yang diduga digunakan untuk menembak pemotor tersebut.

"Senjata belum kita temukan namun proyektil peluru sudah kita tahu, nanti akan kita umumkan jenis ukuran proyektil pelurunya," kata dia. ***