POJOKBOGOR.id - Lembaga Studi Visi Nusantara Maju (LS Vinus), merilis hasil survei menggunakan instrumen terbuka untuk melihat tingkat elektabilitas figur yang berpotensi maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024.
Direktur Eksekutif LS Vinus Yusfiriadi menjelaskan, hasil survey menggunakan instrumen terbuka, yang dirilis 8 Mei 2024 ini, memunculkan nama Ade Ruhandi atau Jaro Ade dengan tingkat elektabilitas 26,75 persen.
Sementara elektabilitas calon bupati dan wakil bupati petahana Iwan Setiawan meraih 7,38 persen. Posisi ketiga ditempati calon bupati dan wakil bupati Rudy Susmanto dengan 5,63 persen.
Baca Juga: Gerindra Kabupaten Bogor Jajaki Koalisi dengan PKB
Selanjutnya Rieke Iskandar yang akrab disapa Akew dan Elly Rachmat Yasin dengan masing-masing meraih 3,73 persen dan 3,13 persen.
Direktur Eksekutif LS Vinus Yusfitriadi mengatakan, survei merupakan survei pertama yang dilakukan oleh lembaganya pasca Pemilu 2024.
Menurutnya, survei dilakukan setelah banyaknya calon yang bermunculan jelang pemilihan bupati dan wakil bupati Bogor pada Pilkada 2024 pada 27 November, meskipun nama-nama tersebut didominasi citra diri bersifat individual.
Baca Juga: Polisi Tangkap Gangster usai Serang Petugas SPBU Klapanunggal
"Nama yang bermunculan ini tidak merepresentasikan partai politik," kata Yusfitriadi.
Selain untuk mengetahui elektabilitas calon bupati dan wakil bupati Bogor, survei ini juga untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang Pilkada atau Pilbup Bogor 2024, baik waktu pemungutan suara maupun perhitungan suara.
"Survei ini juga untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan masyarakat Kabupaten Bogor terhadap penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu) maupun kinerja pemerintah daerah," kata Yusfitriadi.
Dalam proses survei ini, LS Vinus sudah melalui beberapa proses, seperti metodologi, populasi sampel, waktu survei serta instrumen survei.
Untuk metodologi survei, LS Vinus melakukannya beberapa tahapan, yakni waktu pelaksanaan pada 25 April hingga 3 Mei 2024
Survei dilakukan dengan metode cluster random sampling dengan menggunakan teori Slovin. Tingkat margin eror 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sementara, survei ini menyasar 1.600 koresponden dengan instrumen terbuka dan semi tertutup serta wawancara tatap muka. ***



