BOGOR.POJOKSATU.id - Kawasan Puncak Bogor kembali dipadati wisatawan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026. Tingginya minat masyarakat untuk berwisata ke kawasan berhawa sejuk tersebut membuat volume kendaraan melonjak tajam.
Bahkan hingga memicu kemacetan panjang di sejumlah titik Jalur Puncak. Selama tiga hari long weekend, Polres Bogor mencatat sekitar 220 ribu kendaraan melintas di Jalur Puncak Bogor.
Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 120 ribu kendaraan yang bergerak naik menuju kawasan wisata Puncak dan sekitar 100 ribu kendaraan yang kembali turun ke arah Jakarta.
“Selama tiga hari libur panjang tercatat sekitar 220 ribu kendaraan melintasi Jalur Puncak Bogor,” demikian data yang disampaikan pihak kepolisian.
Lonjakan kendaraan itu menjadi salah satu penyebab utama kemacetan panjang yang terjadi hampir sepanjang akhir pekan.
Bahkan pada hari pertama long weekend, volume kendaraan disebut sempat mencapai sekitar 45 ribu kendaraan dalam satu hari.
Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan kondisi akhir pekan biasa.
“Volume kendaraan meningkat hingga 14 persen dibanding akhir pekan normal,” lanjut keterangan tersebut.
Kepadatan lalu lintas terjadi di sejumlah titik utama, mulai dari Simpang Gadog, Cisarua, hingga jalur menuju kawasan wisata dan penginapan.
Arus kendaraan yang terus berdatangan membuat rekayasa lalu lintas seperti sistem one way beberapa kali diterapkan untuk mengurai kepadatan.
Puncak Bogor memang masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit warga Jabodetabek saat musim liburan.
Udara sejuk, pemandangan pegunungan, wisata kuliner, hingga banyaknya tempat wisata keluarga membuat kawasan ini selalu dipadati pengunjung saat akhir pekan maupun libur nasional.
Namun tingginya jumlah kendaraan juga membuat Jalur Puncak hampir selalu identik dengan kemacetan panjang.
Banyak wisatawan mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan akibat antrean kendaraan yang mengular.
“Pantas saja macetnya luar biasa, ternyata kendaraan yang masuk sampai ratusan ribu,” tulis salah satu komentar netizen.
Kondisi tersebut juga memunculkan kembali pembahasan soal perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi kepadatan di kawasan Puncak.
Mulai dari pengembangan transportasi umum, pengaturan jadwal wisata, hingga penataan jalur alternatif dinilai perlu dipercepat agar kemacetan tidak terus berulang setiap musim liburan.
Meski demikian, antusiasme masyarakat untuk berwisata ke Puncak tampaknya masih sangat tinggi.
Hal itu terlihat dari lonjakan kendaraan yang terus terjadi setiap long weekend, termasuk pada libur Kenaikan Isa Almasih tahun ini.
Dengan tingginya volume kendaraan tersebut, masyarakat yang hendak menuju Puncak pada akhir pekan atau musim libur selanjutnya diimbau menyiapkan waktu perjalanan lebih panjang dan memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat.***



