POJOKBOGOR.id - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, mencatat produksi padi hingga akhir September 2023 mencapai 364.322 ton dari luas sawah 60.720 hektare.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor Tatang Mulyadi menjelaskan, jika dikonversi menjadi beras, makan akan menyentuh 233.239 ton.
Jumlah tesrebut masih jauh dari jumlah kebutuhan beras Kabupaten Bogor yang mencapai 696.567 ton dalam setahun.
Baca Juga: Ditinggal Ibu Pergi ke Pasar, Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam
Kata dia, setiap tahunnya hasil panen padi di Kabupaten Bogor baru mampu memenuhi 40 persen kebutuhan beras daerah, sedangkan sisanya dipenuhi dengan mendatangkan beras dari daerah lain, seperti dari Karawang dan Indramayu.
Baca Juga: Pemkab Bogor Siapkan Asuransi untuk 25 Ribu Hektare Sawah
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Asep Mulyana menungkapkan jumlah kebutuhan beras di daerahnya yaitu 696.567 ton setiap tahunnya.
Ia menerangkan, pada tahun 2022 dengan jumlah kebutuhan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bogor mampu menyediakan 753.392 ton beras.
Jumlah ketersediaan beras 2022 dipenuhi dari 413 ton yang berasal dari stok tahun 2021, kemudian 298.604 ton dari produksi petani Kabupaten Bogor, serta 454.374 ton dari daerah lain. ***



