POJOKBOGOR.id - Sebuah video memperlihatkan sekelompok pemuda terlibat aksi tawuran dengan mengacungkan senjata tajam (sajam) masuk ke permukiman di Sukaraja, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Polisi menambah patroli dan mengajak warga menggencarkan ronda untuk mencegah peristiwa tawuran itu terulang kembali.
"Kejadiannya di perbatasan dengan wilayah Kota Bogor. Tadi malam kita masih standby patroli sampai jam 4 pagi di Cilebut, belum ada laporan soal tawuran," kata Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat dilansir dari Detikom, Minggu 30 Agustus 2026.
Ade menyebutkan Polsek Sukaraja telah menggelar patroli gabungan ke sejumlah titik rawan tawuran, pencurian, dan kejahatan lainnya. Dia menduga para pelaku sengaja menunggu petugas patroli melintas.
"Sesuai arahan Pak Kapolres Bogor, giat patroli gabungan Forkopincam untuk antisipasi kerawanan tawuran, gengster, C3 (Curat, curas dan curanmor) dan kejahatan lainnya," kata Ade.
"Semalam, saya standby sampai pukul 04.00 WIB di Cilebut Timur, Babakan Sirna perbatasan dengan Bojong Gede, bareng Forkopincam," imbuhnya.
Ade mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan hingga kepala desa untuk mengajak masyarakat menghidupkan kembali siskamling dan ronda. Dia menilai siskamling efektif mencegah tawuran.
"Kita mengajak masyarakat gencarkan lagi siskamling dan ronda, sekaligus meningkatkan kepedulian warga, terutama untuk lingkungannya sendiri. Rencana Forkopincam rapat segera membahas masalah tawuran tersebut, bagaimana kita harus mengantisipasinya," kata Ade.



