POJOKBOGOR.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor terus meningkatkan transformasi kebijakan pelayanan darah.

Hal ini ia sampaikan dalam peringatan hari relawan dan desiminasi transformasi kebijakan pelayanan darah, di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa, 11 Februari 2025.

Ajat mengungkapkan, sebagai salah satu organisasi kemanusiaan terbesar di Indonesia, PMI tidak hanya berperan dalam memberikan bantuan dan layanan sosial, tetapi juga membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak.

Baca Juga: IPB Luncurkan Center of Excellence Makan Bergizi Gratis

“Untuk itu transformasi kebijakan pelayanan darah harus terus ditingkatkan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang memerlukan bantuan,” ungkap Ajat.

Ajat melanjutkan, transformasi tersebut diantaranya, jumlah personil atau petugas donor darah, yang terdapat di PMI Kabupaten Bogor, perbaikan inovasi dalam program donor darah, termasuk penggunaan teknologi untuk mempermudah proses pendonoran dan pelaporan.

“Tingkatkan terus kemampuan personal, berupa pelatihan dan pembekalan kepada relawan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola kegiatan donor darah. Serta pastikan setiap unit darah yang didistribusikan memenuhi standar kualitas yang tinggi dan aman bagi penerima,” tandas Ajat.

Baca Juga: Bagaimana Pergerakan Harga Dogecoin dan Gala di Tahun 2025

Ketua Dewan Kehormatan PMI, Nurhayanti menerangkan, pertemuan hari ini merupakan kegiatan yang dinantikan, dalam rangka meningkatkan transformasi pelayanan, agar Palang Merah Indonesia Kabupaten Bogor menyiapkan darah yang aman dan tersedia untuk transfusi sesuai amanat Undang-Undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan dan Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2024.

“Karena salah satu tugas PMI di semua tingkatan adalah memberikan pelayan darah sesuai dengan ketentuan undang-undang. Maka hari ini PMI menyelenggarakan acara kolaborasi dan sinergi tentang relawan dan darah,” terang Nurhayanti.

Nurhayanti menambahkan, tema acara hari ini adalah Relawan dan Darah, analogi relawan dan darah adalah, pertama sebagai sumber kehidupan, Darah merupakan sumber kehidupan bagi tubuh, dan relawan merupakan sumber kehidupan bagi kegiatan kemanusiaan. ***