POJOKBOGOR.id - Ambruknya lima ruang kelas di SMKN 1 Gunungputri, lebih disebabkan pohon tumbang saat hujan lebat disertai angin kencang, Senin 3 November 2025.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menerangkan, atap bangunan yang terbuat dari baja ringan tidak mampu menahan batang pohon yang tumbang.

"Jadi kan satu bangunan itu terdapat lima kelas. Tertimpa pohon atapnya saat hujan deras disertai angin kemudian ambruk semua atapnya," kata Yudi.

Baca Juga: SMKN 1 Gunungputri Ambruk, Belasan Siswa Patah Tulang

Akibatnya, 44 siswa mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan intensif di puskesmas dan beberapa rumah sakit.

"Kebanyakan luka ringan, tapi ada beberapa luka berat seperti patah tulang dan dislokasi sendi. Sebagian sudah diperbolehkan pulang ke rumah dan yang luka berat masih menunggu observasi," kata Yudi.

Ia menjelaskan, bangunan ambruk ini terbilang bangunan lama yang dibangunpasa tahun 2003, meski sempat direnovasi pasa tahun 2015.

Baca Juga: Lagi dan Lagi! Atap SMKN 1 Gunung Putri Bogor Ambruk dan Timpa Para Siswa

"Iya dibangun tahun 2003 dan sempat direhab tahun 2015," jelasnya. ***