POJOKBOGOR.id - RSUD Cibinong Kabupaten Bogor, menjadi salah satu fasilitas kesehatan (faskes) terbaik, dalam menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
RSUD Cibinong meraih penghargaan terbaik kedua kategori fasilitas kesehatan rumah sakit kelas B. Penghargaan diterima langsung Direktur Utama RSUD Cibinong dr Yukie Meistisia A Satoto, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis 19 September 2024.
Selain RSUD Kabupaten Bogor, Klinik Qita Saja di Kabupaten Bogor juga meraih penghargaan sebagai terbaik kedua faskes tingkat pertama berkomitmen dalam pelayanan kesehatan program JKN tingkat nasional.
Baca Juga: Dari Tanah Suci, Rudy Susmanto Doakan Keberkahan untuk Bogor
Direktur RSUD Cibinong dr Yukie Meistisia A Satoto mengungkapkan, penghargaan ini diraih berkat arahan dari Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu dan kolaborasi jajaran Pemkab Bogor beserta stakeholder terkait.
“Tentunya ke depan kami akan terus meningkatkan mutu pelayanan kami, agar para pasien khususnya pasien BPJS mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat dan setara,” ungkap Yukie.
Yukie menjelaskan, Kabupaten Bogor sudah menjadi Universal Health Coverage (UHC), sebagai fasilitas kesehatan rujukan regional, sehingga harus selalu menjaga mutu layanan dan akuntabel.
Baca Juga: 50 Klub Bola Basket Ikut Bagian Dalam Event Dedie Rachim Cup
“Terima kasih kepada Kepala Cabang BPJS Cibinong yang selalu memberikan arahan dan membangun sinergi yang baik untuk meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. Kemudian juga kepada seluruh civitas hospitalia RSUD Cibinong yang selama ini sudah sama-sama berjuang,” jelas Yukie.
Selanjutnya, Kepala BPJS Cabang Cibinong Ichwansyah Gani menuturkan, pencapaian RSUD Cibinong hasil dari kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan dengan rumah sakit.
“Harapan kami ke depan dapat terus menjaga kemitraan yang sudah terjalin dengan baik, dan penghargaan ini bisa menjadi pemicu bagi RSUD Cibinong untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, tidak hanya RSUD Cibinong, namun semua rumah sakit lainnya di wilayah Kabupaten Bogor,” tutur Ichwansyah.
Baca Juga: Kadin Urun Rembuk dengan Pemkab Bogor, Demi Gairahkan Ekonomi Kawasan Puncak
Sementara itu, dalam arahannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Republik Indonesia Ali Ghufron Mukti, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mensukseskan program JKN tahun 2024.
"Kita ditargetkan meraih UHC, dan alhamdulillah Indonesia sudah mencapai itu dalam kurun waktu 10 tahun, yang merupakan tercepat di dunia. Kalau kita berkolaborasi dan berkomitmen penuh untuk mewujudkannya ternyata bisa," kata dia.
Ia menambahkan Inovasi Mobile JKN Indonesia sudah sangat maju dibandingkan dengan negara lainnya termasuk Amerika serikat dan sudah mendapatkan pengakuan.
Baca Juga: Masih Bebas Uang Pendaftaran UIKA Bogor Punya Program Studi Baru Matematika
"Saat ini kita kembangkan command center yang bisa memonitor faskes seluruh Indonesia bukan hanya rumah sakitnya tapi juga dokter-dokternya. Terima kasih dan selamat kepada para peraih penghargaan, ke depan masih banyak yang harus kita sempurnakan," jelas Ali Ghufron. ***



