POJOKBOGOR.id - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor bersama Badan Pangan Nasional (Bappanas) menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) di sela peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-52, Senin (4/3).
GPM kali ini, digelar serentak di Alun-Alun Cirimekar, Kantor Kecamatan Cibinong dan Kantor Kelurahan Cirimekar
Ibu Negara Iriana Jokowi dan istri Wakil Presiden RI Wury Ma'ruf Amin pun hadir dalam kegiatan ini, yang dibarengi dengan Gerakan Tanam Cabai bertempat di alun-alun Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
"Alhamdulillah, pada hari ini disiapkan 15 ton beras serta 10 komoditas pangan lain seperti telur, daging ayam, buah-buahan dan daging sapi," kata Kepala DKP Kabupaten Bogor Asep Mulyana.
Asep melanjutkan, harga beras yang sendiri merupakan dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ukuran 5 kilogram yang dijual dengan harga murah kepada masyarakat yang datang pada hari ini.
Kata Asep, beras ukuran 5 kilogram dengan kualitas medium itu dibandrol kepada warga Kabupaten Bogor sebesar Rp53.000 atau Rp10.600 rupiah perkilogramnya.
"Giat ini kami gelar, sebagai program stabilitas pasokan harga pangan, disaat lonjakan komoditas harga bahan pokok yang tengah melambung tinggi di pasaran," ucapnya.
Asep menambahkan, Pemkab Bogor melalui Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu, difasilitasi oleh Bappanas, ikut mendukung penuh dalam agenda kegiatan tersebut.
"Untuk kegiatan yang kita selenggarakan ini, hanya kami gelar per hari ini saja yang difasilitasi oleh Badan Pangan Nasional," terang Asep Mulyana.
Baca Juga: Relawan Klaim Suara Ananda Tohpati Unggul di Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur
Asep memastikan, gelar pangan murah ini masih akan terus digelar hingga Mei 2024, untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan komoditas pangan yang baik.
Sementara, salah seorang masyarakat Kabupaten Bogor yang datang di pasar murah itu, Ida mengaku sangat terbantu atas pasar murah yang digelar oleh Pemkab Bogor yang difasilitasi oleh Bappanas.
Pasalnya, dengan dirinya hadir di gelar pangan murah ini pihaknya dapat memperoleh beras dengan harga yang sangat murah di tengah harga beras yang melambung tinggi saat ini.
Baca Juga: Lansia di Cisarua jadi Korban Ledakan Gas Elpiji 3 Kilogram
"Terima kasih kepada pemerintah yang sudah mengadakan kegiatan seperti ini, karena kami sebagai masyarakat Kabupaten Bogor khususnya, sangat terbantu dengan membeli beras dengan harga yang sangat murah jauh dari harga pasaran yang saat ini sedang mahal-mahalnya," tandasnya. ***/



