POJOKBOGOR.id - Sebanyak 3.300 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru di wilayah Kabupaten Bogor.
Ribuan personel yang diterjunkan berasal dari unsur Polres Bogor, Polri, TNI, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga unsur masyarakat.
Operasi Lilin ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama momentum libur akhir tahun.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai elemen lintas sektor.
Ia menegaskan, personel yang disiagakan akan ditempatkan di titik-titik strategis, seperti pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, kawasan wisata, serta lokasi ibadah.
“Kami melakukan pergelaran total 3.300 personel. Terdiri dari 1.085 personel Polres Bogor yang diperkuat oleh personel gabungan dari TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar AKBP Wikha.
Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Lilin 2025, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat, kepadatan arus lalu lintas, dan potensi gangguan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Nataru.
Ia menilai kesiapan personel dan perencanaan yang matang merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Bogor, TNI, serta seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Lilin 2025. Semoga dengan persiapan yang matang, kita dapat menjaga kondusivitas perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto.
Pemkab Bogor bersama Polres Bogor berharap, melalui pelaksanaan Operasi Lilin 2025, seluruh rangkaian kegiatan perayaan akhir tahun dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Nataru dengan rasa nyaman dan penuh kebersamaan.



