POJOKBOGOR.id - Polsek Gunungputri Resor Bogor menangkap 8 remaja yang hendak melakukan tawuran di Jalan Raya Gunungputri, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Minggu (6/8).

Kapolsek Gunungputri, Kompol Bayu Tri Nugraha menjelaskan, 3 dari 8 pelaku coba melarikan diri saat hendak ditangkap petugas. Kemudian mereka mengalami kecelakaan.

"Mereka di bawah pengaruh minuman keras jenis ciu," kata Kompol Bayu.

Baca Juga: Hendak Tawuran, Lima Remaja di Bogor Ketahuan Sembunyikan Senjata Tajam Dalam Tas Gitar

Mereka semua digelandang ke Mapolsek Gunungputri untuk dilakukan pendataan. Polisi pun mendapati sejumlah barang bukti berupa senjata yang akan digunakan untuk tawuran, seperti stik golf dan senjata tajam.

"Kita amankan golok, stik golf dan tiga unit sepeda motor dan enam unit ponsel," jelas Bayu.

Di Polsek Gunungputri, mereka dibina dan dilakukan pemanggilan terhadap orang tua dan pihak sekolah, mengingat para remaja tersebut berstatus pelajar.

Baca Juga: Pasutri di Jasinga Ditemukan Tewas dalam Rumah, Istri Tergeletak Suami Gantung Diri

Sebelumnya, Polsek Klapanunggal menangkap seorang pelajar pelaku tawuran di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (3/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Celurit warna kuning diamankan polisi.

Kapolsek Klapanunggal, AKP Irrine Kania Defi mengungkapkan, satu pelaku terkena sabetan senjata tajam, dalam tawuran yang melibatkan SMA Yayasan Pendidikan Amal Mulia (Yapam) dengan SMK Muhamadiyah (Dosqi) Cileungsi.

"Kami terima laporan dari warga bahwa ada aksi tawuran pagi tadi. Kemudian anggota datang ke lokasi. Kami amankan satu orang beserta barang bukti celurit warna kuning," kata Irrine.

Baca Juga: Hendak Tawuran, Lima Remaja di Bogor Ketahuan Sembunyikan Senjata Tajam Dalam Tas Gitar

Dia mengungkapkan, tawuran pecah ketika pelajar SMA Yapam hendak berangkat sekolah didatangi pelajar SMK Muhamadiyah, yang kemudian terjadi bentrokan antara dua kelompok pelajar tersebut.

"Ada korban luka berinisial RA, usia 16 tahun. Dia mengalami luka pada bagian wajah dan telapak tangan kiri. Saat ini dirawat di RSUD Cileungsi. Untuk pelakunya masih dalam penyelidikan," kata Irrine. ***