POJOKBOGOR.id - Polres Bogor masih melakukan penyelidikan atas tewasnya seorang kakek, Igun (82) di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Sebanyak 9 saksi telah dimintai keterangan untuk mengusut kasus ini.

"Sudah 9 orang saksi kita periksa. Kita sudah minta visum dari dokter," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Jumat (24/11).

Rio mengungkapkan, pihaknya masih mencari tahu kapan korban meninggal dunia, untuk kemudian dapat digambarkan pemeriksaan saksi lainnya atau fakta baru di lapangan.

Baca Juga: Perempuan Asal Cibinong jadi Korban Orderan Fiktif, Diduga Pelaku Cowok yang Baper

"Sedang menentukan kapan dia waktu meninggal, sehingga bisa ditentukan berdasarkan pemeriksaan saksi nanti kita akan mencari masing-masing bukti-bukti baru," ungkap Rio.

Igun diduga menjadi korban pembunuhan. Hal itu didasari adanya beberapa luka yang dialami oleh korban, ketika ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Kemungkinan besar itu akibat kejahatan karena ada luka di leher, tapi kita dalami dulu mudah-mudahan dalam waktu dekat kita ungkap," tegas Rio.

Baca Juga: Lansia 82 Tahun Ditemukan Tewas dengan Leher Nyaris Putus di Ciampea

Diberitakan sebelumnya, Seorahg lansia ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi leher nyaris putus, pada kebun singkong di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Setelah diidentifikasi, lansia tersebut bernama Igun, warga RT04/02, Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, berus>a 82 tahun.

Igun pertama kali ditemukan oleh anaknya, Elah. Saat itu Elah ingin menjemput ayahnya pulang, pada Rabu (22/11) sore, karena langit telah mendung dan dikhawatirkan akan hujan. ***