POJOKBOGOR.id – Kawasan Puncak, Cisarua, tetap menjadi destinasi wisata favorit, terutama di musim liburan.
Untuk memastikan wisatawan menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman, Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik wisata di kawasan tersebut pada Rabu (29/1).
Dalam pemantauan ini, Bachril didampingi Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kepala Pelaksana BPBD, serta Dinas Perhubungan.
Kehadiran mereka menunjukkan komitmen Pemkab Bogor dalam menciptakan lingkungan wisata yang tertib dan kondusif.
Bachril mengungkapkan bahwa sejak Sabtu hingga Rabu lalu, tercatat lebih dari 562 ribu kendaraan memasuki kawasan Puncak. Jumlah wisatawan yang datang pun diperkirakan mencapai 900 ribu hingga 1 juta orang.
“Kawasan Puncak masih menjadi primadona wisata. Pemerintah Kabupaten Bogor tentu berkomitmen memastikan masyarakat bisa berwisata dengan aman dan nyaman,” ujar Bachril dalam keterangannya, Kamis (30/1/2025).
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan wisatawan, Pemkab Bogor terus melakukan penataan kawasan wisata Puncak.
Salah satu langkah besar yang telah diambil adalah pemindahan pedagang kaki lima (PKL) ke Rest Area Gunung Mas, yang dimulai sejak akhir Juli 2024.
Pada tahap pertama, sebanyak 329 bangunan liar diratakan di sepanjang Jalur Puncak.
Rinciannya, 185 bangunan dari Gantole hingga Rest Area Gunung Mas serta 144 bangunan dari Simpang Taman Safari Indonesia hingga Rest Area Gunung Mas.
Sementara itu, pada tahap kedua, Pemkab Bogor menargetkan 196 PKL tambahan untuk dipindahkan ke rest area yang telah disediakan.
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan serta memberikan ruang yang lebih nyaman bagi wisatawan.
Dengan adanya pemantauan langsung dan penataan kawasan ini, Pemkab Bogor ingin menciptakan ekosistem wisata yang lebih tertata, ramah wisatawan, serta berkelanjutan.
Ke depannya, pemerintah daerah akan terus melakukan berbagai upaya agar kawasan Puncak tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga nyaman dan aman bagi semua wisatawan.***




