POJOKBOGOR.id - Pj Bupati Bogor Bachril Bakri mendorong pelaku usaha dan Baznas Kabupaten Bogor, agar terlibat dalam penanganan stunting yang saat ini masih cukup tinggi.

"Seluruh sektor agar bekerja sama dengan Baznas dan CSR yang ada bersama-sama berupaya agar stunting ini bisa turun di Kabupaten Bogor," jelas Bachril Bakri, saat mendatangi wilayah tinggi stunting, yakni Kecamatan Pamijahan, Kamis 3 Oktober 2024.

Ia berharap adanya kesadaran bersama dalam menangani stunting, mengingat jumlah stunting di Kabupaten Bogor tertinggi kedua di Jawa Barat. Salah satunya dengan pemberian makanan tambahan dan vitamin kepada anak-anak terindikasi stunting.

Baca Juga: Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik

Bachril juga saat ini sedang menyiapkan program Rumah Cating atau Cegah Stunting, yakni program yang di dalamnya menyediakan makanan tambahan gratis berupa bubur dan telur untuk anak-anak terindikasi stunting selama 24 hari.

"Cating juga sedang disiapkan, rumah cegah stunting. Agar anak-anak stunting secara intensif ditangani," kata dia.

Selain itu Bachril juga akan melanjutkan program yang sudah berjalan di Pemkab Bogor, yakni menjadikan setiap aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut sebagai orang tua asuh anak-anak stunting.

Menurutnya angka stunting di Kabupaten Bogor masih terbilang tinggi. Bahkan berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Kemenkes RI 2023, angka stunting di Kabupaten Bogor sebesar 27,6 persen atau tertinggi kedua di Jawa Barat.

Baca Juga: Belum Pemilihan, Rudy Susmanto sudah Menang

Sedangkan target angka stunting nasional 2024 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di angka 14 persen.

"Harapan Presiden itu 14 persen nasional. Harapan saya di Kabupaten Bogor mungkin kalau bisa di bawah 20 persen, mudah-mudahan ada perbaikan," ujar Bachril. ***