POJOKBOGOR.id - Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor secara simbolis menyerahkan klaim santunan kematian kepada pedagang pasar.

Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor melalui Santunan Jaminan Kematian merupakan rentetan Kerjasama Tohaga dan BPJS Ketenagakerjaan (Tk), dipersembahkan kepada para pedagang pasar dalam klasifikasi BPU (Bukan Penerima Upah).

Melalui kerjasama dengan Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor tersebut, keselamatan kerja pedagang di jamin negara, mulai dari jaminan keselamatan kerja hingga santunan kematian.

Kerjasama ini telah berjalan satu tahun terakhir antara Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: 50 Anggota DPRD Kota Bogor yang Baru Resmi Dilantik Hari Ini, Ini Calon Ketua Barunya

Pentingnya pedagang mengikuti program ini ditekankan Direktur Utama perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan ketika menyerahkan Santunan Jaminan Kematian di Pasar Cigombong beberapa waktu lalu.

“Musibah tidak ada yang tahu, kami menghimbau kepada seluruh pedagang untuk mengikuti program ini, Negara hadir disini untuk pedagang karena pedagang masuk ke kategori BPU (Bukan Penerima Upah),” paparnya.

Tercatat dari 26 pasar aktif di Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, 7 diantara nya sudah progress dalam program ini, diantaranya Pasar Cibinong, Pasar Cileungsi, Pasar Parung, Pasar Cigombong, Pasar Cikereteg, Pasar Cisarua, dan Pasar Ciluar.

Baca Juga: Mulai Hari Ini Sampai 29 Agustus KPU Kota Bogor Buka Pendaftaran Paslon Pilkada 2024

Dalam kesempatan tersebut, diberikan 2 (dua) Santunan Kematian Sekaligus kepada dua ahli waris masing masing mendapatkan Rp 42.000.000,- .

Kedua Almarhum merupakan pedagang aktif pasar Cigombong yang baru mengikuti BPU BPJS TK terhitung sejak September 2023, iuran wajib dalam program tersebut sebesar Rp 16.800,-/bulan.

Dian Zulfikar, Kepala Bidang kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Kacab Bogor Kota mengatakan pihaknya akan membantu mempermudah semua klaim hingga tak ada lagi alasan bagi para pedagang untuk tidak mengikuti arahan ini.

Baca Juga: Nurunnisa Setiawan jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor Termuda

“Kami siap untuk menerima klaim, dari klaim kecelakaan ringan hingga kematian, sudah kami siapkan satu PIC untuk 1 pasar, “ katanya.

Sementara itu, Dede Yusuf Iskandar ahli waris Alm Ibu Yati pedagang Kelontong Pasar Cigombong mengaku terbantu dengan Santunan jaminan Kematian ini serta mengajak semua rekan pedagang untuk mengikuti program yang di gagas Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor. “Segera mendaftarkan diri, manfaatnya sangat dirasakan,” pungkasnya