POJOKBOGOR.id - Terduga teoris di Bogor YK, yang ditangkap di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, ternyata berstatus pengantin baru.

Terduga teoris di Bogor YK ditangkap pada Jumat 18 Juli 2025 sekitar pukul 04.00 WIB.

Penangkapan terduga teoris di Bogor YK dibenarkan langsung Kapolsek Rumpin Polres Bogor, AKP Suyoko.

Baca Juga: Layaknya Seorang Pro, Detik-detik Dua Bocil Berhasil Bobol Sebuah Toko di Gunung Sindur Bogor

"Iya benar. Densus 88 Mabes Polri telah mengamankan diduga pelaku tindak pidana terorisme di wilayah Rumpin. Karena masih dalam proses pengembangan, penanganan langsung dilakukan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri,” ujar AKP Suyoko, Selasa 22 Juli 2025.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kampung Sawah, Mad Enoh, menyebut bahwa Terduga teoris di Bogor YK baru menetap di wilayah tersebut sekitar enam bulan setelah menikah siri dengan seorang warga Kampung Muncang RW 07, Desa Kampung Sawah.

Baca Juga: Sejarah Asal Muasal Jonggol yang Merupakan Kecamatan Paling Timur Kabupaten Bogor

"Dia asalnya dari Ciledug, Tangerang. Baru enam bulan tinggal di sini setelah nikah siri dengan warga kami," jelas Enoh.

Menurut keterangan warga dan pengurus lingkungan, selama menetap di wilayah itu, YK dikenal sebagai penjual tanaman hias. Tidak ada tanda-tanda aktivitas mencurigakan dari pria yang kini diduga terlibat jaringan terorisme tersebut.

"Kesehariannya biasa saja. Jualan kembang, tapi kami tidak tahu dia jualan di mana. Di rumahnya juga banyak tanaman hias," tambah Sekdes.

Baca Juga: Sejarah Asal Muasal Jonggol yang Merupakan Kecamatan Paling Timur Kabupaten Bogor

Dalam proses penggerebekan dan penangkapan, aparat kepolisian turut memberitahu pengurus lingkungan setempat. Namun, tidak diketahui secara pasti barang-barang apa saja yang diamankan oleh petugas saat itu.

"Setelah kejadian kami langsung melapor ke pihak Pemerintah Kecamatan Rumpin dan Polsek Rumpin. Intinya, terduga bukan warga asli sini," pungkas Enoh terkait penangkapan terduka teroris di Bogor.