BOGOR.POJOKSATU.id - Kementerian Pekerjaan Umum memasang target ambisius perbaikan jalan nasional di ruas Gandaria–Cilodong hingga Parung, Kabupaten Bogor, rampung dalam waktu sekitar satu bulan.
Upaya ini difokuskan untuk meningkatkan faktor keselamatan sekaligus kenyamanan para pengguna jalan.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pekerjaan yang saat ini dilakukan merupakan tahap penyempurnaan dari perbaikan sebelumnya yang dinilai belum optimal.
“Kita memang sedang proses perbaikan dari Pasar Parung sampai titik Kemang, Parung. Memang kemarin-kemarin ada penambalan atau patching sana-sini tapi belum sempurna, kita pelan-pelan menyempurnakan. Mudah-mudahan dalam waktu satu-dua bulan ini sudah selesailah,” ujar Dody.
Menurutnya, kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas utama. Ia menyoroti hasil penambalan di sejumlah titik yang masih belum rata dan terasa bergelombang, sehingga berpotensi membahayakan pengendara, khususnya roda dua.
Karena itu, Dody menginstruksikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat agar tidak hanya melakukan penambalan parsial.
Perbaikan akan dilakukan lebih menyeluruh dan bertahap di sepanjang 25,1 kilometer dari Pasar Parung hingga Gandaria–Cilodong, sehingga kontur jalan menjadi lebih mulus dan aman dilintasi.
Sementara itu, Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, Rina Kumala Sari, mengungkapkan bahwa terdapat 1.463 titik lubang di sepanjang ruas tersebut.
“Sampai kemarin, sebanyak 1.200 lubang sudah kami tutup dan tersisa 263 titik. Dengan tim patching yang terus bekerja di lapangan, kami targetkan dalam lima hari ke depan seluruh lubang sudah tertangani sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman,” kata Rina.
Dengan percepatan ini, pemerintah berharap arus kendaraan di jalur penghubung Jakarta–Bogor tersebut kembali lancar tanpa gangguan jalan berlubang yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan. ***



