POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, memastikan penetapan lokasi ibu kota Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Barat dan Bogor Timur, tertuang dalam program 100 kerjanya.

Menurut Rudy, program 100 akan menjadi gambaran umum apa saya yang akan dikerja oleh Rudy Susmanto dan wakilnya Ade Ruhandi alias Jaro Ade hintga 2030.

"Membangun Kabupaten Bogor tidak cukup hanya dengan 100 hari. Namun, dalam 100 hari ke depan kami sudah siapkan inovasi untuk diterapkan," tegas Rudy Susmanto, Kamis, 20 Februari 2025.

Baca Juga: Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin Tegaskan Siap Mengabdi untuk Warga

Maka itu, Rudy berharap adanya dukungan nyata dari masyarakat untuk membenahi dan membangun Kabupaten Bogor selama lima tahun ke depan.

Rudy mengungkapkan, penetepan ibu kota CDOB Bogor Barat dan Bogor Timur, diharapkan dapat memunculkan pusat perekonomian baru dengan mendatangkan investor untuk menanamkan modalnya.

"Kami juga akan mendirikan asrama hajindi area Stadion Pakansari. Sehingga calon jemaah haji tidak perlu ke Pondok Gede," kata dia.

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Musnahkan Narkoba pada Hari Pertama Kerja

Rudy Susmanto mengungkapkan, kebijakan CDOB merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sehingga moratorium CDOB dicabut, dua CDOB itu dapat siap secara infrastruktur.

"Kami tidak ingin daerah persiapan otonomi baru bogor barat dan timur bukan menjadi susuatu hal yang komoditi politik. Tetapi harus ada realisasi, langkah-langkah konkrit dari pemerintah daerah kabupaten bogor, terutama nanti pemerintahan (Bupati Bogor) yang akan terpilih," jelas dia.

Kendati demikian, pihaknya akan lebih dahulu menyiapkan blueprint dan masterplan untuk kedua CDOB tersebut sebelum dianggarkan pada APBD Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Tempat Bersejarah, Bupati Rudy Susmanto Sampaikan Pidato Perdana di DPRD Kabupaten Bogor

"Tapi sebelum berjalan pastikan kita susun blueprint atau masterplan bogor barat dan timurnya dulu," tutup dia.

Kemampuan Keuangan

Dilihat dari potensi pendapatan daerah, CDOB Bogor Timur terlihat paling siap. Berdasarkan catatan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, dari 7 kecamatan di Bogor timur, menghasilkan lebih dari Rp667 miliar, hanya dari pajak sepanjang tahun 2024.

Sementara Bogor Barat, dengan cakupan wilayah relatif lebih besar dengan 14 kecamatan, hanya menghasilkan sekitar Rp235 miliar pada 2024 dari sektor pajak.

"Untuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor selama 2024, tujuh kecamatan di Bogor Timur itu kontribusinya mencapai 24,29 persen. Sementara Bogor Barat 8,58 persen," ungkap Kepala Bappenda Kabupaten Bogor Andri Hadian.

Baca Juga: Hari Kerja Terakhir, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri Ucapkan Terima Kasih kepada Jajaran Pemkab dan Masyarakat

Andri menjelaskan, catatan itu bersumber dari beberapa jenis pajak, mulai dari pajak perhotelan, makanan dan minuman, pajak air tanah, PBB P2 hingga pajak mineral bukan logam dan batuan. ***