POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten Bogor, mulai menyiapkan perangkat pengamanan Pemilu 2024 yang digelar pada 14 Februari 2024.
Persiapan pengamanan dilakukan sejak jauh-jauh hari mengingat, luas wilayah dan banyaknya jumlah pemilih dan tempat pemungutan suara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin sangat menyadari bahwa potensi konflik selama rangkaian pemilu cukup tinggi di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Cegah Hoaks di Pemilu 2024, Mafindo Bogor Gandeng KPU Gelar Kelas Prebunking
"Daftar pemilih pada Pemilu 2024 mencapai 3,88 juta dan tempat pemungutan suara 15.229 titik tersebar di 435 desa pada 40 kecamatan," kata Burhanudin dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Operasi 'Mantap Brata Lodaya 2023-2024' dalam rangka pengamanan Pemilu, di Aula Sanika Satyawada Polres Bogor, Cibinong, Rabu (11/10).
Dengan data-data tersebut menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah tingkat II dengan jumlah pemilih terbanyak di Indonesia.
"Sehingga diperlukan manajemen pengamanan yang terpadu dan komprehensif agar penyelenggaraan pemilu dapat berlangsung aman, lancar, kondusif, berkualitas dan berintegritas," kata Burhan.
Baca Juga: Bey Machmudin Ingatkan Pemkab Bogor Teliti soal Daftar Pemilih jelang Pemilu 2024
Burhanudin menjelaskan, Pemkab Bogor telah melakukan berbagai upaya preventif, dengan menyiapkan dukungan anggaran dalam bentuk hibah operasional dan pengamanan pemilu.
Selanjutnya, kata Burhanudin, membentuk desk Pemilu tahun 2024, melaksanakan kegiatan pendidikan politik bagi pemilih pemula melalui program Forkopimda Goes To School.
Serta membentuk kesepakatan mitra strategis dengan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk mendukung suksesnya Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.
Baca Juga: KPU Resmi Umumkan Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Bogor untuk Pemilu 2024
"Pemkab Bogor juga memberikan penyuluhan terhadap unsur PPS dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan dan anggota Satlinmas se-Kabupaten Bogor sebagai garda pengamanan yang akan turun langsung menjaga situasi di setiap TPS," tegas Burhanudin.
Ia menambahkan, berikutnya bekerja sama dengan Bawaslu Kabupaten Bogor dalam melakukan pengawasan serta penertiban terhadap hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menjelaskan, soliditas diperlukan untuk melaksanakan pengamanan pemilu yang damai.
Baca Juga: Ahmad Muzani Sebut Empat Nama Bacawapres untuk Prabowo Segera dalam Rapat Koalisi Indonesia Maju
"Tidak boleh ada ego sektoral saat kita bekerja, semua harus kerja bersama-sama untuk menciptakan Pemilu yang aman, damai dan lancar," kata Rio.
“Jaga netralitas TNI dan Polri, hindari hal-hal yang dapat mencederai netralitas TNI dan Polri pada setiap penyelenggaraan tahapan Pemilu. Hati-hati dalam bersikap, hati-hati dalam bermedia sosial, bijaklah dalam tingkah laku kita sehari-hari,” jelas AKBP Rio.
AKBP Rio menegaskan, Polres Bogor siap mengamankan seluruh tahapan Pemilu di Kabupaten Bogor dari mulai hulu hingga ke hilir.
Baca Juga: Kalah Pemilihan RT, Perempuan ini Hadang Truk Sampah Masuk Perumahan
Ia juga perintahkan jajarannya untuk penegakan hukum pelanggaran pemilu, semua harus mengikuti arahan Bawaslu. ***



