POJOKBOGOR.id - Kabupaten Bogor kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program nasional di bidang kesehatan.
Senin (29/9), Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran pemerintah daerah mengikuti rapat koordinasi virtual dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, dua agenda besar dibahas: program makanan bergizi gratis (MBG) untuk masyarakat dan percepatan penuntasan tuberkulosis (TBC) di Indonesia.
Rudy menegaskan bahwa Pemkab Bogor siap mendukung penuh langkah pemerintah pusat.
“Kami berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera,” ujar Rudy dalam keterangannya.
Untuk mewujudkan hal itu, Pemkab Bogor tengah menyiapkan alokasi anggaran khusus. Fokusnya tidak hanya pada MBG dan TBC, tetapi juga pada upaya pencegahan HIV.
Ia menyebut, dalam tiga bulan terakhir tahun ini, perlu ada langkah konkret yang langsung menjawab kebutuhan masyarakat.
Saat ini, tim percepatan MBG sudah terbentuk, namun Rudy menilai perlu adanya Satgas MBG yang mampu menyinkronkan kebijakan pusat dengan daerah.
Satgas TBC sendiri sudah ada sejak 2023, ditambah dengan Satgas HIV yang juga aktif berjalan.
“Kita butuh penguatan pola pengawasan, baik harian maupun mingguan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Rudy mengusulkan agar pola evaluasi program kesehatan dilakukan secara berjenjang, meniru mekanisme penanganan Covid-19.
Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga Diskominfo akan dilibatkan agar pelaporan lebih transparan dan terpantau real time.
“Dengan evaluasi rutin, progres bisa dipantau secara akurat dari tingkat daerah hingga nasional,” tambahnya.
Rudy berharap sinergi antara pusat dan daerah dapat melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Mulai dari instrumen teknis, mekanisme anggaran, sampai strategi sosialisasi harus disiapkan matang. Dengan begitu, program ini bisa langsung dijalankan demi kesehatan masyarakat Bogor dan Indonesia,” pungkasnya.




