POJOKBOGOR.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin, memerintahkan pihak-pihak terkait dalam penanganan kebakaran Pasar Leuwiliang, bekerja cepat untuk menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi para pedagang.
Burhanudin mengungkapkan, terdapat 1.033 pedagang terdampak kebakaran yang kini kehilangan lapak untuk berjualan. Sehingga, pemerintah daerah harus hadir menyiapkan tempat sementara, sebelum bangunan yang terbakar diperbaiki.
"Jadi kita bekerja simultan. Tadi saya kumpulkan semua pihak yang terkait, mulai sari perumda pasar, dinas perdagangan hingga badan pengelola keuangan. Saya minta, akhir Oktober ini TPS sudah siap untuk pedagang," kata Burhanudin, Jumat (6/10).
Burhan pun meminta pedagang untuk bersabar, hingga tempat penampungan benar-benar siap untuk digunakan. Burhan menyebut, penyiapan tempat penampungan itu, akan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
"Pakai BTT jadi sudah ada SK tanggap darurat bencananya sehingga bisa digelontorkan. Di sisi lain, dalam perubahan anggaran kemarin, sudah dialokasikan juga untuk mengkaji kelayakan bangunan pasca kebakaran," kata Burhan.
Sementara Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Harris Setiawan, selaku pengelola Pasar Leuwiliang memastikan tempat relokasi masih berada di dalam lingkungan pasar, sehingga pedagang tidak perlu khawatir kehilangan pembeli.
Baca Juga: Puslabfor Mabes Polri Olah TKP Lokasi Kebakaran Pasar Leuwiliang Bogor
"Sudah disepakati. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bi#a segera disiapkan," kata Harris.
Sebelumnya, kebakaran Pasar Leuwiliang menghanguskan 550 kios, 580 los, auning 450 lokal dan PKL 35 lokal pada Rabu (27/9) malam. ***



