POJOKBOGOR.id – Upaya pelebaran jalan di kawasan Puncak terus dikebut oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Dua jalur utama, yakni Jalan Sukabirus-Cikoko Selatan dan Gadog-Cikopo Selatan di Kecamatan Megamendung, menjadi fokus utama dalam proyek ini.
Pj Bupati Bogor, Bachril Bakrie, memastikan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan demi kelancaran realisasi proyek tersebut.
"Kami akan terus melakukan koordinasi untuk kepentingan bersama demi kelancaran pelebaran jalan tersebut," ujar Bachril belum lama ini.
Menariknya, proyek ini mendapat dukungan besar dari berbagai perusahaan yang telah menghibahkan lahannya untuk pelebaran jalan.
Bachril mengapresiasi langkah tersebut, karena mempermudah jalannya proyek yang nantinya akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Tak hanya perusahaan, sejumlah masyarakat di wilayah tersebut juga secara sukarela telah melakukan pelebaran jalan secara mandiri.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rohmat Jatnika, mengungkapkan bahwa beberapa warga bahkan telah memundurkan pagar rumah mereka untuk memberi ruang pelebaran jalan.
"Ada yang melebarkan jalan hingga 1,80 meter, ada juga yang 1,20 meter. Ini kami apresiasi," ujar Ajat.
Dukungan dari masyarakat ini menjadi modal penting bagi Pemkab Bogor dalam mempercepat rencana peningkatan jalan alternatif menuju Puncak.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Bogor menargetkan Detail Engineering Design (DED) proyek ini selesai tahun 2025. Selanjutnya, proses pembebasan lahan diharapkan dapat dimulai pada tahun 2026.
Selain pelebaran jalan, Pemkab Bogor juga berencana mendesain ulang beberapa tikungan di kawasan Puncak yang berdekatan dengan jalan nasional.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Dengan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, harapan untuk memiliki jalan yang lebih luas dan nyaman di kawasan Puncak semakin nyata.
Pelebaran jalan ini diharapkan bisa mengurai kemacetan serta meningkatkan aksesibilitas bagi wisatawan dan warga setempat.***




