POJOKBOGOR.id – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menyatukan barisan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto bertemu jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati, untuk memastikan satu hal: saat krisis datang, respons tidak ikut lambat.

Pertemuan ini bukan sekadar ajang salaman dan foto bersama.

Pemkab dan PMI langsung membahas penguatan sinergi, terutama di sektor layanan kesehatan dan penanganan kebencanaan yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan koordinasi rapi.

Sejumlah poin mengemuka. Mulai dari kesiapan armada layanan kesehatan, penguatan dapur umum bergerak, sampai sistem logistik terpadu yang bisa langsung digerakkan ketika kondisi darurat terjadi.

Intinya, jangan ada barang siap tapi bingung mau dipakai ke mana.

Rudy menekankan bahwa pelayanan publik tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Dalam urusan kemanusiaan, kolaborasi bukan opsi, melainkan keharusan.

Pemerintah, relawan, hingga organisasi masyarakat harus berada di jalur yang sama.

“Pemkab Bogor membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh mitra untuk berperan aktif. Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh sesuai kewenangan agar setiap upaya kemanusiaan berjalan maksimal dan tepat sasaran,” kata Rudy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Bogor dan para relawan yang selama ini konsisten hadir di lapangan, sering kali lebih cepat dari kabar resmi.

Sinergi ini diharapkan bukan berhenti di meja rapat.

Targetnya agar sistem kebencanaan yang solid dan daerah yang lebih tangguh menghadapi potensi bencana ke depannya.