BOGOR.POJOKSATU.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa proyek lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
Meski belum bisa direalisasikan tahun ini, rencana pembangunan tetap akan dilanjutkan dalam waktu dekat.
Saat ini, fasilitas kesehatan tersebut masih beroperasi sebagai Klinik Utama Rawat Jalan Parung.
“Insya Allah, tahun depan kita mulai ambil langkah-langkah untuk memulai proses pembangunannya,” kata Rudy, belum lama ini.
Ia menjelaskan bahwa keterlambatan pelaksanaan proyek disebabkan oleh pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang telah ditetapkan pada tahun sebelumnya.
Karena itu, menambahkan anggaran baru untuk proyek besar seperti pembangunan rumah sakit dinilai tidak memungkinkan di tengah jalan.
“Kalaupun dipaksakan dianggarkan lewat APBD Perubahan, tidak akan cukup waktu untuk menyelesaikan konstruksinya. Jadi kami akan fokus mengoptimalkan pelaksanaannya di tahun 2026,” jelas Rudy.
Di sisi lain, dukungan juga datang dari DPRD Kabupaten Bogor, Ketua Komisi IV DPRD, Wasto Sumarno, menyatakan pentingnya percepatan pembangunan RSUD Parung untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Khususnya di wilayah utara Kabupaten Bogor, akan layanan kesehatan yang merata dan memadai. ***



