POJOKBOGOR.id - Polres Bogor meringkus pedagang kebab yang diduga kasus pencabulan di Bogor terhadap tiga bocah laki laki di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengatakan peristiwa pencabulan di Bogor itu terjadi pada Rabu 16 Juli 2025 lalu.
Pelaku pencabulan di Bogor nekat melakukan aksi tersebut diduga sering menonton dan terpengaruh video porno sesama jenis.
Sat Reskrim Polres Bogor dan Unit PPA menerima laporan dari masyarakat bahwa telah diamankan satu orang pelaku pencabulan di Bogor yang berinisial (AA) 22 di rumahnya yang berada di perum BCE Kelurahan Sukahati Kecamatan CIbinong Kabupaten Bogor.
"Ya, benar ada pelaku tindak pidana pencabulan anak, untuk saat ini korban ada 3 (tiga) orang yang baru melaporkan. Pelaku AA sering menonton video porno sesama jenis kemudian pelaku mencontohkan kepada para korban," kata Teguh Kumara.
Menurut Teguh, ketiga bocah laki laki tersebut masih dibawah umur, dan masih belasan tahun. "Usia korban ada yang 10 tahun, 11 tahun dan 12 tahun, jenis kelamin laki-laki," jelasnya.
Teguh mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, pelaku pencabulan di Bogor sampai memasukan alat kelaminnya ke dalam alat lubang dubur dan saling mengulum alat kelamin.
"Diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur kepada beberapa anak, dengan cara pelaku memasukkan alat kemaluan di dubur para korban dn juga menghisap kemaluan korban," jelasnya.
Kemudian, untuk saat ini pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat Pasal 82 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau 292 KUHPidana.
Baca Juga: BPBD Kota Bogor Tingkatkan Kapasitas Relawan Kebencanaan
Lebih lanjut, pelaku tidak mengiming imingi para korbannya. Namun melakukan ancaman terhadap para korban jika tak menuruti permintaan pelaku.
"Saat ini pelaku belum berkeluarga. Tidak ada iming-iming namun ada ancaman apabila tidak mau mengikuti yang diperintahkan oleh pelaku maka korban tidak akan diajak main oleh pelakupencabulan di Bogor ini," ungkap Teguh.



