BOGOR.POJOKSATU.id - Tidak banyak pencitraan dan sensasi dalam dunia karirnya, selebritis Cinta Laura bersama dengan keluarganya ternyata sukses membangun sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dibangun Cinta Laura bersama dengan keluarganya berada di wilayah kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Tak banyak pemberitaan, ternyata sekolah gratis tersebut sudah berdiri sejak tahun 2026 silam. Dimana adanya sekolah gratis nyatanya menjadi cahaya baru bagi anak-anak yang sebelumnya merasa kesulitan untuk melanjutkan pendidikan.
"Jadi untuk teman-teman yang mungkin kurang familiar, sudah sejak tahun 2006 aku dan keluarga punya foundation, yayasan," tutur Cinta Laura.
Keputusan selebritis yang lahir di Jerman ini membuat sekolah SMP lantaran rasa prihatinnya akan kondisi sekolah di wilayah Kabupaten Bogor.
Dimana ia mengatakan banyak anak yang memilih untuk berhenti sekolah karena keterbatasan akses dan juga biaya jika ingin melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi.
"Di daerah tersebut, anak-anak berhenti sekolah setelah SD karena tidak ada SMP di sekitar mereka, dan mereka juga tidak memiliki biaya cukup untuk pergi ke desa atau kota terdekat," tambahnya.
Setelah hampir dua puluh tahun berdiri, sekolah yang didirikan oleh yayasan milik keluarga Cinta Laura telah memberikan pengaruh besar bagi masyarakat sekitar.
Sekolah tersebut bukan hanya menjadi akses pendidikan bagi anak-anak, tetapi juga melahirkan banyak siswa berprestasi.
Cinta Laura mengungkapkan dengan bangga bahwa sejak 15 tahun lalu mereka membangun sebuah SMP, kini para lulusannya sudah bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk SMA.
Bahkan, salah satu alumninya berhasil memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi hingga S2 di luar negeri.
"Ada yang S2 ke Jerman," katanya dengan penuh kebanggaan.
Meski memiliki latar belakang akademik yang mengesankan sebagai lulusan Columbia University di Amerika Serikat, Cinta mengaku tidak terlibat langsung sebagai pengajar di sekolah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan akademis yang tinggi belum tentu sejalan dengan kemampuan untuk mengajar secara efektif.
Menurutnya, mengajar adalah seni tersendiri yang membutuhkan keahlian khusus, dan ia sangat menghargai para guru yang menjalani peran penting tersebut setiap hari.
Sebagai gantinya, Cinta lebih memilih untuk berkontribusi melalui jalur lain, seperti memanfaatkan media sosial dan komunitas sosial yang ia bentuk.
Ia menegaskan bahwa lewat komunitas tersebut, ia ingin terus menyuarakan keadilan dan membangkitkan kesadaran publik agar terus berjuang demi terciptanya masyarakat yang adil.
Kepeduliannya terhadap dunia pendidikan juga tidak berhenti pada pembangunan satu sekolah menengah pertama saja.
Melalui yayasannya, Cinta Laura juga telah melakukan renovasi terhadap sepuluh sekolah dasar yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor. ***



