POJOKBOGOR.id - Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar, menyebut 35 juta penduduk Indonesia hanya memiliki tanah kurang dari setengah hektare, namun ada satu orang menguasai lebih dari 500 ribu hektare.
"Sekitar 35 juta penduduk Indonesia hanya memiliki tanah di bawah setengah hektare, tapi ada satu orang menguasai lebih dari 500 ribu hektare. Ini artinya jauh dari kemakmuran ketidakadilan. Ini yang harus diubah," kata Muhaimin dalam Dialog dan Kontrak Politik Presidium CDOB Bogor Barat Bogor Timur bersama Amin di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (23/1).
Menurut Muhaimin, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat dan Bogor Timur, merupakan salah satu cara untuk pemerataan pembangunan serta menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru di tengah masyarakat.
Baca Juga: Adu Banteng Sesama Motor di Depan Hotel Salak Bogor, Dua Pengendara Alami Luka
"Kita tidak ingin hanya satu titik saja yang dimajukan. Karena itu, DOB Bogor Barat dan Bogor Timur adalah untuk membangun pusat kemajuan dan kemakmuran. Perubahan juga bermakna cara kerja pembangunan kita saatnya dievaluasi," kata Muhaimin.
Muhaimin mengungkapkan, dirinya bersama Capres Anies Baswedan ingin mewujudkan keadilan dan kemakmuran yang merata untuk seluruh rakyat Indonesia dan tidak berpihak hanya pada segelintir orang.
"Merata untuk semua orang. Bukan segelintir orang. Bukan untuk pengusaha saja, bukan untuk segelintir elit saja, bukan untuk yang ingin berkuasa terus menerus. Tapi untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Muhaimin. ***



