BOGOR.POJOKSATU.id - Tumpukan sampah sepanjang kurang lebih 35 meter terlihat mengular di sisi Jalan Cileungsi–Setu, tepatnya di Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kondisi tersebut menuai keluhan warga karena menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Di lokasi, sampah rumah tangga bercampur dengan plastik sekali pakai hingga sisa makanan tampak menumpuk di pinggir ruas jalan.

Selain mengganggu estetika kawasan, keberadaan sampah itu dikhawatirkan mencemari lingkungan, terutama saat hujan turun dan air mengalirkan limbah ke saluran drainase.

Salah seorang warga, Syahril Gifari (24), menyebut tumpukan tersebut sudah lama tidak tertangani secara maksimal.

“Sudah cukup lama dibiarkan. Hampir setiap hari ada saja yang buang sampah di sini,” ujar Syahril.

Ia menambahkan, bau tak sedap kerap tercium hingga ke permukiman sekitar, terutama pada siang hari. Warga berharap ada langkah tegas untuk mencegah pembuangan sampah liar di titik tersebut.

“Kalau dibiarkan terus, bukan cuma bau. Saat hujan, sampahnya bisa masuk ke selokan dan bikin mampet,” katanya.

Warga meminta pemerintah setempat segera mengambil tindakan, baik melalui pembersihan rutin, pemasangan rambu larangan.

Hingga pengawasan lebih ketat agar lokasi tersebut tidak terus-menerus dijadikan tempat pembuangan liar. ***