BOGOR.POJOKSATU.id - Sebuah keluhan datang dari warga Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, terkait kondisi SDN 02 Cogreg yang kerap terendam banjir setiap kali hujan turun.

Situasi ini membuat proses belajar mengajar sering terganggu dan para siswa terpaksa diliburkan untuk belajar dari rumah.

Menurut laporan warga, banjir di area sekolah tidak kunjung surut dengan cepat. Genangan air bahkan bisa bertahan hingga dua hari, sehingga kegiatan belajar terhenti cukup lama.

Kondisi bangunan sekolah pun dinilai sudah tidak layak, terutama di bagian belakang kelas yang minim fasilitas dan rawan terdampak banjir.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah maupun pihak terkait untuk segera menangani masalah ini.

Mereka meminta agar penanganan banjir dilakukan secara permanen, sehingga anak-anak dapat belajar dengan tenang tanpa khawatir terganggu genangan air setiap musim hujan.

“Mohon kiranya pihak berwenang, baik pemerintah daerah maupun instansi terkait, dapat meninjau langsung kondisi sekolah kami. Anak-anak membutuhkan ruang belajar yang aman dan nyaman tanpa harus terus-menerus diliburkan,” ungkap salah satu warga.

Dengan kondisi yang terjadi di SDN 02 Cogreg Parung, Kabupaten Bogor, masyarakat berharap segera ada solusi nyata.

Baik melalui perbaikan saluran air maupun renovasi bangunan sekolah, agar banjir tidak lagi menjadi penghalang bagi masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.***