POJOKBOGOR.id - Mayat pria yang tersangkut di bebatuan Curug Seribu, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga merupakan warga sekitar.

Mayat di Curug Seribu diduga warga yang dilaporkan hilang sejak sembilan hari lalu.

Baca Juga: Penegur Petugas Dishub Kabupaten Bogor yang Dipolisikan Dapat Dukungan Warga Hingga Pemerintah Kabupaten Tangerang

"Ya betul (dilaporkan hilang sembilan hari), ini info dari warga sekitar," kata Kepala Resor II Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Sukiman kepada wartawan terkait identitas mayat di Curug Seribu, Kamis 18 September 2025.

Dihubungi terpisah, staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaluddin mengatakan timnya melanjutkan pencarian pagi ini.

Baca Juga: Nyaris Tersenggol, Pria di Cibinong Ngamuk Hingga Picu Keributan, Ujungnya Ciut Dihajar Massa

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan mayat di Curug Seribu dan mengevakuasinya.

"Tim SAR gabungan sedang melakukan evakuasi (pagi ini)," ucapnya.

Sebelumnya, sesosok pria diduga tenggelam di kawasan Curug Seribu, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Jasad pria itu kini tersangkut di antara bebatuan di Curug Seribu.

Baca Juga: Astagfirullah, Atap SDN 8 Cileungsi Rusak Akibat Angin Kencang Tadi Malam

Kapolsek Cibungbulang Kompol Heri Hermawan mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu 17 September. Saat itu, seorang penjual kopi melihat korban berada di kawasan curug.

"Saksi penjual kopi di tempat wisata Curug Seribu melihat adanya seorang laki-laki yang tenggelam," ujar Heri.

Kemudian saksi menginformasikan kejadian itu kepada warga setempat. Warga lalu melaporkan kejadian itu kepada petugas kepolisian.

Petugas kemudian datang untuk mengecek ke lokasi kejadian penemuan mayat di Curug Seribu. Karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan dan waktu menjelang malam, pencarian ditunda.