BOGOR.POJOKSATU.id - Pagi yang seharusnya cerah dan penuh semangat diwarnai dengan rasa kecewa dari warga Citeureup, Kabupaten Bogor, akibat terus berulangnya pembuangan sampah liar di jalan samping Polsek Citeureup, tepatnya di jalur yang mengarah ke Koramil.
Melalui unggahan media sosial, seorang warga menyampaikan kekesalannya atas kondisi lingkungan yang tercemar oleh kantong-kantong sampah yang terus bermunculan setiap harinya di titik tersebut.
Warga yang peduli dengan kebersihan lingkungan itu mengungkapkan bahwa hampir setiap hari selalu ada dua hingga tiga kantong sampah rumah tangga yang dibuang begitu saja di pinggir jalan.
Ironisnya, hal ini terjadi saat Kecamatan Citeureup sedang gencar-gencarnya melakukan penataan lingkungan.
Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan, terlebih karena warga lainnya, termasuk petugas kebersihan dengan gerobaknya, harus membersihkan sisa-sisa sampah yang bukan mereka hasilkan.
"Kalau dulu masih sering ada OTT (operasi tangkap tangan) dari rekan-rekan Warga Peduli, sekarang sudah tidak ada lagi. Kita jadi bingung, karena merasa bukan siapa-siapa," keluh warga dalam laporannya.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa masih ada sebagian warga yang kurang memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama.
Padahal, upaya menjaga lingkungan yang bersih bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan atau pemerintah setempat, tetapi juga kewajiban seluruh warga.
Warga yang melaporkan berharap agar masalah ini mendapat perhatian dari pihak terkait, termasuk pemerintah setempat maupun aparat kewilayahan.
Ia juga mengajak warga lainnya untuk kembali aktif menyuarakan kepedulian lingkungan, salah satunya dengan menyebarkan isu ini melalui media sosial, dengan harapan bisa menggugah hati pelaku pembuangan sampah dan memunculkan solusi konkret dari para pemangku kebijakan.
Di tengah semangat pembenahan dan perbaikan lingkungan yang sedang digalakkan di Citeureup, permasalahan sampah liar ini menjadi alarm bahwa edukasi dan pengawasan masih sangat dibutuhkan.
Lebih dari itu, warga berharap tindakan nyata segera dilakukan, baik berupa pemasangan CCTV, papan larangan, hingga penertiban aktif agar masalah ini tidak terus berulang.
Harapannya, Citeureup yang bersih dan tertib dapat benar-benar terwujud, bukan hanya menjadi wacana semata. ***



