BOGOR.POJOKSATU.id - Upaya penataan ruang publik di Kabupaten Bogor terus digencarkan. Program Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) yang digagas langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto kini diperluas ke berbagai wilayah.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat setempat untuk bersama-sama merapikan dan menata kawasan publik.

Sejumlah titik strategis telah menjadi sasaran penertiban, di antaranya Pasar Citeureup, kolong Flyover Cileungsi, kawasan Pertigaan ITC, Cisarua, hingga Cibinong. Pemerintah memastikan kegiatan serupa akan terus berlanjut ke wilayah lain secara bertahap.

Menurut Rudy Susmanto, Trantibum dirancang sebagai gerakan berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat yang hanya dilakukan di awal.

“Ini bukan program yang berhenti di satu atau dua lokasi saja. Trantibum harus konsisten dan merata. Ketertiban dan kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Hasil dari penertiban mulai terlihat. Sejumlah kawasan yang sebelumnya dinilai semrawut kini tampak lebih tertata. Ruang publik menjadi lebih nyaman dilalui masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.

Pemkab Bogor menilai, penataan lingkungan tidak hanya berdampak pada estetika, tetapi juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga. Penertiban dilakukan secara humanis, dengan pendekatan persuasif kepada pedagang maupun masyarakat yang memanfaatkan ruang publik.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membangun budaya tertib di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan warga, diharapkan perubahan yang sudah mulai terlihat dapat terus dijaga dan tidak kembali pada kondisi sebelumnya.

Ke depan, Trantibum akan terus diperluas agar seluruh wilayah Kabupaten Bogor merasakan dampak yang sama lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan tertata. ***