POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, hadir langsung di SDN 04 Cijayanti Babakanmadang, dalam kegiatan 'Kami Mendengar', Senin 22 Juni 2026.
Rudy menegaskan, lewat program ini, Pemkab Bogor terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, dengan mendengar langsung kebutuhan para pelaku dan peserta didik.
Dengan menyerap aspirasi langsung, Pemkab Bogor ingin memastikan berbagai program pendidikan berjalan dengan baik, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Aturan Pidana untuk Kelompok LGBT yang Didorong MUI Ditolak 37 Organisasi Masyarakat Sipil
“Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki program bernama Kami Mendengar. Setelah kami mendengar, bukan hanya mendengar, tetapi kami melihat dan tentunya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” ujar Rudy.
Ia menuturkan, Kabupaten Bogor merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan memiliki tantangan besar di sektor pendidikan, dengan total 1.480 Sekolah Dasar (SD) dan 107 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Karena itu, menurutnya, pembangunan pendidikan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan semata.
Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Hadiri Penutupan Diklatsar Laskar Partai Gerindra
Melalui program tersebut, setiap hari Senin ia mengerahkan seluruh kepala perangkat daerah, sekretaris dinas, camat, kepala desa, hingga anggota DPRD ditugaskan menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah SD dan SMP di Kabupaten Bogor.
“Tujuannya agar kita dapat melihat langsung kondisi anak-anak kita, sekaligus memantau fasilitas dan infrastruktur yang perlu dibenahi bersama. Perubahan tidak bisa diselesaikan dalam satu tahun, tetapi dengan perhatian yang terus diberikan, insyaallah akan membawa perubahan bagi kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Selain memantau kondisi sekolah, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memastikan program prioritas pemerintah pusat berjalan optimal, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi peserta didik.
Baca Juga: Olahraga Santai, Quality Time Hingga Dukung UMKM Kini Bisa Dilakukan di Alun-alun Kabupaten Bogor
Rudy Susmanto juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Ia mengungkapkan bahwa guru honorer secara bertahap terus diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun pegawai paruh waktu sesuai kebijakan pemerintah.
“Alhamdulillah, di SDN 04 Cijayanti dari tujuh guru yang ada, tiga guru honorer telah dilantik menjadi PPPK. Ini menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan,” katanya.
Menurut Rudy Susmanto, sekolah merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Baca Juga: Dua Raksasa Otomotif Jepang Bakal Hengkang Dari Indonesia, PHK Besar-besaran Mengintai
Oleh karena itu, investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan berkualitas yang didukung fasilitas memadai dan tenaga pendidik yang sejahtera.
Pada kesempatan tersebut, Rudy Susmanto juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan guru.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian besar terhadap anak-anak Indonesia, dunia pendidikan, serta kesejahteraan para guru. Ini adalah langkah penting untuk menyiapkan masa depan bangsa yang lebih baik,” tutup Rudy. ***



