BOGOR.POJOKSATU.id - Setelah sempat ditertibkan oleh Satpol PP, lapak para PKL di Pasar Parung Kabupaten Bogor kini kembali pada setelan awal memakan bahu jalan.

Ya benar sekali, lapak PKL di Pasar Parung Kabupaten Bogor terlihat semakin maju hingga menutup sisi-sisi jalan.

Mereka lebih memilih memakai bahu jalan untuk berjualan, kondisi ini sontak membuat banyak sekali keluhan dari berbagai masyarakat.

Sebab adanya lapak PKL di bahu jalan tersebut membuat kemacetan panjang sering sekali terjadi. Bahkan tidak jarang mereka tidak jalan sama sekali karena kesemrawutan tersebut.

Padahal sebelumnya arus lalu lintas di sekitar Pasar Parung Bogor sempat terasa lebih lancar setelah dilakukan penertiban.

Namun kini, dengan kembalinya para pedagang beraktivitas di bahu jalan, kemacetan kembali terjadi dan mengganggu kenyamanan pengendara.

Seperti yang kalian ketahui, Pasar Parung di Kabupaten Bogor dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan tradisional yang cukup ramai dan menjadi tumpuan ekonomi masyarakat sekitar.

Pasar ini tidak hanya melayani kebutuhan warga Bogor, tetapi juga sering dikunjungi pembeli dari daerah perbatasan seperti Depok dan Tangerang Selatan karena lokasinya yang strategis berada di jalur utama penghubung antarwilayah.

Aktivitas di pasar ini biasanya berlangsung sejak dini hari hingga malam, dengan ragam pedagang yang menjajakan kebutuhan sehari-hari mulai dari sayuran, buah-buahan, daging, pakaian, hingga barang kebutuhan rumah tangga.

Namun, karena tingginya aktivitas perdagangan, kawasan Pasar Parung kerap menghadapi persoalan klasik seperti kemacetan lalu lintas akibat pedagang kaki lima yang meluber ke bahu jalan serta padatnya arus kendaraan yang melintas.

Hal ini sering menjadi sorotan publik, baik dari pengguna jalan maupun warga sekitar, karena dianggap mengganggu kelancaran mobilitas meski pasar tetap menjadi denyut perekonomian penting bagi masyarakat. ***