POJOKBOGOR.id - Sebanyak 61 orang diperbolehkan pulang ke rumah, usai mendapat perawatan karena diduga keracunan makanan usai menghadiri tahlilan di Desa Kalong II, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

Kalak BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat menyebut, dari 121 warga yang diduga keracunan makanan tahlilan, 61 di antaranya sudah dipulangkan.

"Sudah 61 orang dipulangkan, 60 masih dalam penanganan medis," kata Ade Hasrat melalui keterangannya, Selasa (19/12).

Baca Juga: Bima Arya Ungkap Jasa Jokowi untuk Kota Bogor

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 121 warga Desa Kalong II, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, diduga keracunan makanan usai, menghadiri tahlilan di salah satu rumah warga, Minggu (17/12) malam.

Keesokan harinya, atau Senin (18/12) pagi, beberapa warga datang ke Puskesmas Leuwisadeng dengan keluhan mual, muntah hingga diare. Jumlah warga yang datang ke puskesmas terus bertambah hingga Senin malam.

Camat Leuwisadeng Rudi Mulyana menerangkan, total 121 orang datang ke Puskesmas Leuwisadeng dengan keluhan serupa. Setelah diinvestigasi, mereka sebelumnya mengikuti tahlilan dan menyantap makanan di sana.

Baca Juga: Pulang Tahlilan, Ratusan Warga Leuwisadeng Diduga Keracunan Makanan

"Warga yang ikut tahlilan muntah-muntah, diare dan mulas. Yang datang berobat itu sekitar 121 orang," kata Rudi Mulyana, Selasa (19/12).

Rudi menyebut, 94 orang ditangani Puskesmas Leuwisadeng dengan 33 orang di antaranya harus dirawat. Sementara 20 orang lainnya, berobat ke salah klinik di wilayah Kecamatan Leuwisadeng.

"Ada juga satu orang yang dirawat di RSUD Leuwiliang. Kita sudah ambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium kesehatan daerah. Untuk penanganan pasien kita monitor terus," kata Rudi. ***